Surabaya (beritajatim.com) – Ketua KONI Jawa Timur, M Nabil, mengungkapkan bahwa untuk meningkatkan kualitas olahraga prestasi di Jawa Timur, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA). Kerja sama ini meliputi edukasi pencegahan cedera, penanganan cedera olahraga, hingga penelitian yang menjadi fokus dari sport clinic.
Nabil menekankan pentingnya kerja sama ini untuk mengantisipasi cedera pada atlet, khususnya menjelang PON. “Kami tidak berharap ada peristiwa cedera menjelang PON, sehingga perlu ada model pencegahan seperti pembinaan terkait asupan makanan dan sebagainya,” ujarnya.
Pemulihan dan pencegahan cedera akan lebih cepat dan maksimal berkat fasilitas dan tim dokter terbaik yang dimiliki RSUA. Lokasi RSUA yang dekat dengan mess atlet KONI juga menjadi keuntungan tersendiri.
“Saya melihat ada semangat dari RSUA karena para direksi, punya kepedulian terhadap olahraga sehingga bisa memahami kondisi psikis dan fisik para atlet,” kata Nabil. Ia juga berharap agar atlet yang mengalami cedera tidak menutup-nutupi kondisinya untuk menghindari risiko cedera yang lebih parah saat tampil di PON.
Nabil menegaskan bahwa seluruh penanganan cedera atlet sudah dicover oleh BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, sehingga atlet tidak perlu khawatir soal biaya.
Sementara itu, Prof Nasronudin dari RSUA menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh KONI Jatim. Ia berkomitmen memberikan dukungan penuh untuk kebutuhan kesehatan para atlet. “Kami berkewajiban mendukung program KONI dan siap mempersiapkan sektor kesehatan dari pra tanding, selama tanding, maupun post tanding,” kata Prof Nasronudin.
RSUA siap menangani setiap permasalahan kesehatan para atlet dengan fasilitas dan dokter yang memadai, termasuk tenaga medis spesialis seperti Orthopedi, Rehabilitasi Medik, Radiologi, dan lainnya. Teknologi kedokteran canggih yang dimiliki diharapkan dapat membantu meningkatkan prestasi atlet dalam mengharumkan nama Jawa Timur di kancah nasional maupun internasional. [way/but]






