Jakarta (beritajatim.com) – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo meminta Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Wilayah Aceh, menampilkan yang terbaik dalam opening ceremony pada 8 September nanti.
Hal ini disampaikan Menpora saat menerima audiensi Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Bustami Hamzah beserta jajaran PB PON XXI Tahun 2024 Wilayah Aceh.
“Saya minta hati-hati dan tolong semua perencanaan dikomunikasikan dengan Pemerintah Pusat,” tutur Dito dalam laman resmi Kemenpora.
Menurut Menpora, upacara pembukaan PON memiliki nilai penting dalam multievent olahraga rutin empat tahunan tersebut.
Oleh karenanya, semua persiapan harus dimatangkan dan dilakukan dengan kehati-hatian. Khususnya dengan menempatkan orang-orang terbaik pada bidangnya masing-masing dalam mengawal jalannya PON sejak upacara pembukaan.
“Tolong supaya mereka yang mengerjakan ini adalah orang-orang terbaik. Intinya kita berikan yang terbaik,” ujar Menpora.
Kemenpora, sambung Menpora Dito, akan terus mengawal dan memberikan dukungan berkaitan tahapan-tahapan persiapan PON yang kali pertama digelar di dua provinsi ini.
Dalam hal ini Kemenpora menunggu konsep besar pelaksanaan upacara pembukaan yang akan dikoordinasikan dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI. (faw/ian)
![Menpora Minta PB PON Berikan yang Terbaik dalam Upacara Pembukaan Menpora RI Dito Ariotedjo meminta PB PON 2024 Wilayah Aceh untuk berhati-hati dan memberikan yang terbaik, khususnya opening ceremony di Banda Aceh, 8 September 2024. [Foto: Kemenpora]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2024/07/4288Menpora-Dito-Minta-PB-PON-XXI-Wilayah-Aceh-Hati-Hati-dan-Berikan-yang-Terbaik-dalam-Upacara-Pembukaan.jpeg)





