Ponorogo (beritajatim.com) – Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Ponorogo gelar lomba cipta menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA). Lomba yang diikuti oleh perwakilan PKK dari 21 kecamatan itu, diberi tantangan mengolah bahan makanan lokal, untuk dibuat menu kotak bekal makan siang (lunch box).
Tak ayal, berbagai menu kotak bekal makan siang pun tersaji di 21 meja yang diadakan di Pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Di mana sasaran untuk kotak bekal makan siang itu, untuk bisa dimakan anggota keluarga dan anak-anak.
“Kita adakan kegiatan lomba cipta menu. Membuat menu makanan untuk keluarga dan anak-anak yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA),” kata Ketua TP PKK Ponorogo, Susilowati Sugiri Sancoko, Selasa (30/7/2024).
Susilowati menjelaskan bahwa kriteria penilaian lomba meliputi keseimbangan porsi, keanekaragaman bahan, kreativitas, cita rasa, dan cara penyajian. Para peserta, yang berasal dari 21 kecamatan, diwajibkan menyajikan beragam menu makanan sehari-hari yang terbuat dari aneka bahan pangan lokal seperti pisang, ubi, singkong, jagung, kentang, dan lainnya sebagai pengganti nasi.
“Menu tersebut kemudian dipadukan dengan sayur, lauk pauk, dan buah yang disajikan secara menarik dan menu itu untuk makan siang,” ujarnya.
Lomba ini tidak hanya menekankan pada aspek nutrisi, tetapi juga pada penyajian yang kreatif dan menarik. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan apresiasi terhadap bahan makanan lokal dan mendorong masyarakat untuk lebih kreatif dalam mengolahnya.
“Pemenang lomba ini akan dibawa ke tingkat provinsi untuk bersaing di ajang yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Dengan kegiatan ini, juga diharapkan bisa mempromosikan pola makan sehat yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman bagi seluruh masyarakat. Menu-menu yanh diciptakan ini, tentu dengan takaran gizi yang pas. Sehingga lewat cipta menu makanan sehat ini, juga upaya PKK untuk menekan angka stunting di Ponorogo.
“Ini nilai gizinya bagus, bisa untuk makan siang anak-anak. Kegiatan ini juga sebagai upaya untuk mencegah stunting, dengan makan makanan yang bergizi seimbang,” pungkasnya.
Kegiatan lomba cipta menu B2SA ini juga dihadiri oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. Orang nomor 1 di Bumi Reog itu, menemani Ketua TP PKK Ponorogo untuk meninjau satu per satu menu-menu lunch box dari perwakilan 21 kecamatan.
“Makanannya enak-enak dan tentunya bergizi,” ungkap Bupati Sugiri Sancoko saat mencicipi menu makanan salah satu peserta lomba. [ADV/end]






