Lamongan (beritajatim.com) – Sebanyak 76 calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Lamongan, gencar latihan menuju Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia.
Latihan rutin dilaksanakan oleh calon Paskibra Lamongan selama 22 hari. Terhitung mulai tanggal 25 Juli sampai dengan 15 Agustus di Alun-Alun Lamongan.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Lamongan, Dianto Hari Wibowo, mengatakan latihan yang diberikan tidak hanya seputar baris-berbaris, namun juga tentang kedisiplinan, rasa solidaritas, dan jiwa nasionalisme.
Proses latihan melibatkan berbagai pihak, mulai dari anggota TNI Kodim 0812, Polres Lamongan, Sub Kogartap 0812, Satpol PP, hingga PPI Kabupaten Lamongan.
“Latihan intensif dilakukan seminggu 6 kali. Tujuan latihan ini ialah keberhasilan saat pengibaran bendara nanti. Di sisi lain juga untuk pengembangan diri guna meningkatkan kedisiplinan, solidaritas, dan tentu jiwa nasionalisme pada generasi bangsa,” tutur Dianto, Selasa (30/7/2024) di Alun-Alun Lamongan.

Dianto mengungkapkan, 76 calon Paskibra tersebut sebelumnya telah melalui rangakaian seleksi sejak Februari lalu. Seleksi yang dilakukan meliputi seleksi parade, seleksi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelejensi Umum (TIU), seleksi Peraturan Baris Berbaris (PBB), seleksi Kesamaptaan dan seleksi kepribadian.
“Penjaringan dan seleksi sudah dilakukan lebih awal yakni bula Februari, karena pada bulan Maret lalu sudah memasuki bulan puasa. Peserta yang terpilih merupakan siswa-siswa dari 24 sekolah yang ada di Kabupaten Lamongan,” terang Dianto.
Selanjutnya Dianto menyatakan bahwa calon Paskibra Lamongan tahun ini formasinya lengkap mulai pasukan 17, Pasukan 8, dan Pasukan 45.
“Total pasukan memang ada 78 namun 2 diantaranya merupakan Capaska tingkat Provinsi. Sedangkan 6 diataranya merupakan cadangan. Untuk tim intinya sendiri terdiri dari putri 42 dan putra 36,” katanya. (fak/but)






