Surabaya (beritajatim.com) – Dalam upaya meningkatkan kualitas perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kota Pahlawan, PT Citicon Nusantara Industri, produsen Bata Ringan Citicon, bersama Departemen Teknik Infrastruktur Sipil (DTIS) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggelar pelatihan pemasangan dinding bata ringan. Kegiatan ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai tanggal 29 hingga 31 Juli 2024, di Kampus ITS Manyar, Surabaya.
“Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas para Satgas Rutilahu. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang baru, mereka diharapkan dapat membangun rumah tidak layak huni yang lebih kokoh, efisien, dan nyaman,” ujar Kepala Departemen Teknik Infrastruktur Sipil ITS, Mohamad Khoiri, ST., MT., Ph.D.
Pelatihan ini merupakan inisiatif strategis untuk mendukung program Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Pemerintah Kota Surabaya. Tujuan utama pelatihan adalah untuk meningkatkan keahlian para Satgas Rutilahu sehingga mampu melaksanakan perbaikan rumah tidak layak huni dengan kualitas yang lebih baik.
Selama pelatihan, para peserta tidak hanya mendapatkan materi teori mengenai bata ringan, tetapi juga praktik langsung di lapangan. Mereka dilatih untuk memotong, menyambung, serta membuat bukaan pada dinding bata ringan. Selain itu, para peserta juga diperkenalkan dengan material pelapis dinding produksi PT Citicon Nusantara Industries yang lebih praktis dan efisien dibandingkan material konvensional.
Kolaborasi untuk Kota yang Lebih Baik
Kolaborasi antara Citicon, ITS, dan DPRKPP Kota Surabaya ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun kota yang lebih baik. Dengan meningkatkan kualitas perbaikan rumah tidak layak huni, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Surabaya, terutama bagi mereka yang tinggal di kawasan kumuh. [ipl/beq]






