Lamongan (beritajatim.com)– Partai Golkar telah memutuskan untuk mengusung Yuhronur Efendi dalam () -kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lamongan 2024, yang akan dihelat November mendatang.
Kepastian tersebut didapat setelah Golkar menyerahkan Surat Keputusan (SK) tentang pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusung pada Pilkada Lamongan, yakni Yuhronur Efendi berpasangan dengan Dirham Akbar Aksara.
SK dari partai berlambang Pohon Beringin tersebut diserahkan oleh Ketua DPD 1 Golkar Jatim, M Sarmuji, kepada Yuhronur, di Ruang Rapat Kantor DPD Partai Golkar Jatim, Jalan Ahmad Yani, Kamis (25/7/2024) malam.
Dengan turunnya SK tersebut, menegaskan komitmen Golkar melanjutkan kebersamaannya dengan Bupati Yuhronur. Pada Pilkada 2020 lalu, Golkar menjadi salah satu dari 6 partai pengusung Yuhronur, bersama Demokrat, NasDem, Perindo, PAN, PPP, dan Partai Gerindra.
Ketua DPD Golkar Lamongan, Kacung Purwanto, mengatakan penyerahan SK tentang pengesahan pasangan Cabup-Cawabup untuk Yuhronur Efendi fan Dirham Akbar Aksara tersebut bersamaan dengan 13 calon kepala daerah lain di Jawa Timur.
“SK dibarengi dengan pakta integritas. Jadi sebelum penyerahan SK pengesahan pasangan, para cakada dan bacawakada diminta untuk menandatangani pakta intergitas,” kata Kacung, Jumat (26/7/2024).
Salah satu poin dari pakta integritas tersebut, mereka yang dipercaya oleh Golkar, harus sungguh-sungguh akan berjuang untuk daerah dalam rangka mensejahterakan rakyat di daerah masing-masing.
Sementara Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengaku bersyukur karena Partai Golkar yang kembali mempercayakan amanat kepadannya.
Sebelumnya, bentuknya adalah surat tugas(ST) karena belum berpasangan. Sekarang adalah surat keputusan (SK) karena sudah berpasangan.
Setelah tutunnya SK, surat rekomendasi diperkirakan akan diserahkan pada Agustus menjelang pendaftaran Pilkada 2024.
“Setelah survey terakhir nanti, baru rekomendasi akan diturunkan,” kata Yuhronur.
Selain SK pengesahan pasangan dari Golkar, Yuhronur telah menerima rekomendasi, kemudian Partai Perindo dan empat surat tugas dari PPP, Partai Umat, Demokrat dan Partai Gerindra. [fak/aje]






