Blitar (beritajatim.com) – Program studi (Prodi) S1 Teknik Biomedis Universitas Airlangga (Unair) Surabaya melaksanakan pengabdian masyarakat (Pengmas) di SMK Negeri 1 Kota Blitar, Rabu (24/07/2024). Kegiatan ini mengusung tema Pelatihan dasar pemrograman phyton dan pengenalan aplikasi kecerdasan buatan untuk deteksi tingkat kecemasan pada remaja.
Prodi S1 Teknik Biomedis memberikan pemaparan tentang teknologi kecerdasan buatan dan manfaatnya terhadap deteksi gangguan kesehatan mental, yang sekarang rentan terjadi pada remaja. Selain itu, siswa-siswa SMKN 1 Blitar juga mendapat pelatihan dasar pemrograman pyhton dan kecerdasan buatan untuk deteksi tingkat kecemasan dari para dosen Unair yang memiliki kepakaran di bidang tersebut.
Kegiatan Pengmas ini pun disambut baik oleh guru dan murid SMKN 1 Blitar.
“SMKN 1 Blitar ini adalah SMK unggulan di Blitar, dan SMK ini memiliki keunggulan di berbagai bidang. Maka dari itu, kita memandang terdapat potensi yang tinggi untuk mengembangkan kemampuan para murid dalam bidang kecerdasan buatan,” kata Endah Purwanti S.Si. M.T, Ketua Pengmas Prodi S1 Teknik Biomedis Unair Surabaya.
Prodi S1 Teknik Biomedis Unair Surabaya memandang perlu adanya pemahaman teknologi kepada siswa SMK yang kini telah memiliki dasar keilmuan yang cukup. Sehingga murid SMK Negeri 1 Blitar siap untuk menghadapi dunia kerja yang kini banyak memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan ini.
“Anak-anak SMK ini memiliki dasar keilmuan yang cukup memadai. Hal ini, jika dikombinasikan dengan pemahaman kecerdasan buatan, dapat menjadi bekal yang cukup bagi mereka untuk bisa beradaptasi dengan kebutuhan dunia industri dan dunia kerja. Oleh karena itulah kami mengadakan pengmas ini,” imbuhnya.
Selain memberikan pelatihan, Prodi S1 Teknik Biomedis Unair Surabaya juga mengenalkan program studinya kepada guru SMK Negeri 1 Blitar. Tak lupa Prodi S1 Teknik Biomedis Unair Surabaya juga memberikan cendra mata kepada para guru.
“Harapannya dengan adanya pelatihan ini para siswa bisa menyiapkan masa depan mereka terkait pekerjaan pekerjaan baru yang saat ini terbuka,” pungkasnya.
Sementara itu SMK Negeri 1 Blitar menyambut baik program pengabdian masyarakat dari Teknik Biomedis Unair ini. Menurutnya hal ini cukup bermanfaat dan bisa menjadi jalan untuk terjalinnya kerjasama.
“Ini sangat bermanfaat sekali apabila kalau bisa ditindaklanjuti ke yang lebih lanjut seperti MoU akan lebih bermanfaat,” kata Sigid Widodo, Humas SMK Negeri 1 Blitar.
Dalam Pengmas ini juga terdapat beberapa usulan dari SMK Negeri 1 ke Prodi S1 Teknik Biomedis Unair Surabaya. Usulan itu pun berpotensi ditindaklanjuti sebagai kerjasama antara kedua belah pihak.
“Yang pertama tadi soal penerimaan mahasiswa baru. Terus yang kedua tadi soal MoU terkait praktek kerja lapangan,” pungkasnya. [owi/aje]






