Bojonegoro (beritajatim.com) – Nurul Azizah yang digandeng sebagai bakal calon wakil bupati mendampingi Setyo Wahono secara kesejarahan dengan Partai Golkar cukup dekat. Pasalnya, Chozin Mabruri yang juga merupakan bapak dari Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro itu pada zamannya juga ikut membesarkan Partai Golkar.
Kesaksian itu diungkapkan oleh kader Partai Golkar yang sekarang menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur ( DPRD Jatim) Freddy Poernomo. Dia menambahkan, sejak 1978 ia sudah mengenal sosok orang tua Nurul Azizah yang berkiprah di Partai Golkar Bojonegoro.
“Saya di Golkar sejak tahun 1978, pada umur 20 tahun saya sudah di Golkar. Jadi saya tahu betul bagaimana ayahnya Bu Nurul Azizah ikut membesarkan Golkar di Bojonegoro,” kata Freddy Poernomo, Selasa (23/7/2024).
Sepanjang ingatan Freddy, ayahnya Nurul Azizah dikenal sangat aktif di Golkar. Ia mengenang H Chozin Mabruri sebagai mubaligh, wartawan, dan tokoh agama yang pandai menempatkan diri di semua kalangan. Menurutnya, bapaknya Bu Nurul adalah Golkar tulen. Sehingga Nurul Azizah sangat dekat dan kental dengan sejarah Golkar.
Sementara, Nurul Azizah yang bergabung di kubu Setyo Wahono belum tercatat sebagai kader partai politik mana pun. Status Nurul Azizah masih Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro. Dalam Pilkada Bojonegoro 2024, dia diisukan akan dinaturalisasi sebagai kader Partai Golkar.
Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro Mitroatin mengatakan, hingga kini pihaknya belum menerima informasi riil bahwa Nurul Azizah akan masuk menjadi kader Partai Golkar. “Namun, kami menyambut baik jika Nurul Azizah mau menjadi kader Partai Golkar,” ujarnya terpisah.
Menurut Mitroatin, siapapun yang tertarik dan cocok dengan Partai Golkar bisa menjadi kader Partai Golkar. Hal itu akan selalu disambut baik. Apalagi, jika orang itu menyandang status cawabup.”Tentu akan kami terima. Kami ini parpol yang terbuka untuk siapa pun yang ingin menjadi kader,” tuturnya.
Sementara terpisah, Nurul Azizah belum memberi keterangan ke mana pilihan partai politiknya sebagai kendaraan untuk maju dalam Pilkada Bojonegoro mendatang. [lus/ian]






