Ponorogo (beritajatim.com) – Ratusan siswa di Kabupaten Ponorogo dinyatakan lulus program kesetaraan Kejar Paket untuk Tahun Ajaran 2023/2024. Data dari Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo, tercatat ada 420 siswa yang tahun ini lulus.
Mereka lulus program kesetaraan jenjang pendidikan, mulai Paket A, B, dan C. Dengan rincian, untuk Kejar Paket A sebanyak 11 siswa, Kejar Paket B sebanyak 127 siswa dan Kejar Paket C sebanyak 302 siswa.
“Ada 420 siswa program kesetaraan yang tahun ini lulus, mulai jenjang Paket A ada 11 siswa, Paket B ada 127 siswa dan Paket C ada 302 siswa,” ungkap Kepala Dindik Ponorogo, Nurhadi Hanuri, ditulis Senin (22/7/2024).
Nurhadi menyebut bahwa 420 siswa yang lulus itu, tersebar di 10 lembaga pengampu kegiatan pendidikan yang ada di Kabupaten Ponorogo. Ia mengeklaim bahwa program kesetaraan ini, diikuti oleh ribuan siswa di bumi reog. Selain karena memang membutuhkan, program ini gratis tidak dipungut biaya. Karena sudah dianggarkan di APBD sejak setahun lalu.
“Peminatnya banyak, ink siswanya ada ribuan. Program ini juga gratis, karena sudah dianggarkan di APBD,” katanya.
Nurhadi menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif dari Bupati Sugiri Sancoko dan Wakil Bupati Lisdyarita untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui jalur pendidikan. Dengan banyaknya warga yang ikut dalam program pendidikan kesetaraan ini, diharapkan rata-rata lama pendidikan warga Ponorogo lebih meningkatkan.
“Ya semoga dengan program ini, kualitas hidup masyarakat Ponorogo meningkat,” katanya.
Nurhadi menambahkan, alasan mereka mengikuti sekolah kesetaraan adalah karena mereka sebelumnya putus sekolah dan baru menyadari pentingnya pendidikan.
Gayung pun bersambut saat Pemerintahan Bupati Sugiri Sancoko dan Wabup Lisdyarita meluncurkan program ini tahun lalu. Animo masyarakat pun tinggi, untuk memanfaatkan program ini.
“Kebanyakan mereka mengikuti program kesetaraan ini, ya karrie dulunya mereka putus sekolah dan baru sadar kalau pendidikan itu penting,” pungkasnya. [end/beq]






