Blitar (beritajatim.com) – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Blitar Bambang Dwi Purwanto memastikan bahwa anggaran alokasi dana desa (ADD) yang digunakan untuk gaji kepala desa dan perangkatnya sudah tersedia.
Saat ini pihaknya masih melakukan pembahasan bersama tim fasilitasi penyelenggaraan pemerintahan desa soal mekanisme pencairannya. Apakah dilakukan setiap bulan atau seperti apa.
“Sudah jelas anggarannya ada, mekanisme apakah tiap bulan ataukah bisa sekali transfer ke rekening desa itu yang perlu kami pastikan bersama tim,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Blitar Bambang Dwi Purwanto, Jumat (19/07/2024).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Blitar Bambang Dwi Purwanto, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan tim fasilitasi penyelenggaraan pemerintahan desa.
Hal itu dilakukan untuk menentukan penyaluran ADD pada bulan Agustus hingga akhir tahun mendatang.
Alokasi Dana Desa Kabupaten Blitar pada tahun 2024 ini memang lebih kecil ketimbang 2023 lalu. Pada tahun ini ADD Kabupaten Blitar hanya mencapai Rp 144 miliar untuk 220 desa.
Jumlah itu jauh lebih sedikit jika dibandingkan tahun 2023 lalu dimana ADD Kabupaten Blitar mencapai Rp. 142 miliar rupiah.
“ADD Juli ini masih diberikan seperti biasa, yakni diberikan setiap bulan. Untuk Agustus hingga Desember, masih akan kami susun regulasi dan mekanismenya bersama BPKAD serta tim fasilitasi. Tentu memperhatikan kekuatan keuangan daerah,” pungkasnya. (owi/ted)






