Malang (beritajatim.com) – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Gunawan Wibisono HS atau akrab disapa Abah Gun dikenal sebagai pribadi yang mengabadikan dirinya pada dunia pendidikan khususnya madarasah. Setidaknya dia telah terlibat dalam membantu 600 madrasah dan tempat ibadah di Kabupaten Malang.
Sebagai legislator yang telah menjabat selama 10 tahun Abah Gun kerab mendapat julukan sebagai Bapak Madarasah. Sebab, setiap tahun melalui alokasi dana hibah jaring aspirasi masyarakat (jasmas) sekitar Rp10 miliar dia gunakan untuk membantu madrasah, pondok pesantren, musala, serta masjid yang membutuhkan biaya untuk operasional.
Untuk kebutuhan operasional disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Ada yang di bawah Rp100 juta bahkan di atas Rp100 juta.
“Saya melihat tempat seperti TPQ dan madrasah diniyah itu sumber (penghasilannya) nggak ada. Musala masih bisa cari, tapi kalau sekolah cari-cari sumbangan di jalan itu juga nggak pantas,” ujar Abah Gun di Kota Malang, Selasa, 16 Juli 2024.
Ada alasan mengapa Abah Gun fokus pada pengembangan pendidikan agama di Kabupaten Malang. Menurutnya madrasah tak memiliki banyak sumber pendapatan. Padahal, peran pendidikan agama dalam membangun akhlak sangat penting bagi anak-anak di Kabupaten Malang.
“Kabupaten Malang sangat luas, sehingga saya cuma bisa cover (sebagian), terbanyak di wilayah Malang selatan dan timur. Kalau untuk Kecamatan Pakis, Karangploso, dan Lawang itu pernah, tapi kecil sekali (jumlahnya),” ujar politisi PDI Perjuangan ini.
Pria yang juga Bakal Calon Bupati Malang ini menuturkan, bahwa pengabdian yang dia lakukan sudah lama sejak dirinya belum menjadi legislator. Pada tahun 2000, ia pernah membangun kantor untuk Banser Kecamatan Gondanglegi dengan menggunakan uang pribadinya. Saat itu, ia menjabat sebagai Ketua Banser Kecamatan Gondanglegi.
“Saya buat kenang-kenangan. Saya bangunkan kantor Banser di depan kantor NU (MWC NU Gondanglegi). Itu menggunakan dana pribadi,” ujar Gunawan.
Pengabdiannya kepada masyarakat membuahkan dukungan pada dirinya agar maju sebagai Bacabup Malang dari PDI Perjuangan. Bila dia ditakdirkan maju di Pilbup Malang dan berhasil meraih kursi N1. Dia akan fokus membantu pendidikan berbasis agama di Kabupaten Malang.
“Saat ini SD Negeri sudah kehilangan peminat karena orang tua ingin anak-anaknya tak hanya cerdas, tapi juga berakhlak. Sasaran saya memang ingin membangun tempat pendidikan agama biar layak. Musala juga biar layak dibuat beribadah. Masjid juga biar layak untuk salat,” ujar Gunawan.
Salah satu lembaga pendidikan agama yang pernah dia bantu adalah Pondok Pesantren Nurul Ihsan, Bululawang, Kabupaten Malang. Saat itu pada tahun 2015 dia membangun sumur dan kamar mandi di Ponpes ini.
“Kita pernah dibantu Abah Gun, dulu tahun 2015 dan sangat bermanfaat, yakni membangun sumur dan kamar mandi di pesantren kami,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ihsan, Bululawang, Kabupaten Malang Ahmad Zaki Fadlur Rohman. (luc/ian)






