Kediri (beritajatim.com) – Bakal calon Bupati Kediri dr. Ari Purnomo Adi meneruskan safari politiknya. Setelah Partai Gerindra, Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Kediri itu bersilaturahmi ke DPD PAN dan DPC PDI Perjuangan setempat. Dokter Ari ingin bersanding menjadi wakil Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito)
“Alhamdulillah kita diterima oleh Ketua DPD PAN dan mendapatkan beberapa pesan agar komunikasi kami lebih dipertajam lagi secara intensif dengan jajaran bawah, ” ujar dr. Ari usai road show ke partai politik, pada Selasa (16/7/2024).s
Menurut dr Ari, hal tersebut adalah sinyal yang sangat bagus. Dia datang di injury time, tetapi tetap mendapatkan kesempatan dari PAN.
Memang secara personal dr. Ari sangat dekat dengan PAN Kabupaten Kediri. Saat dirinya maju sebagai calon Bupati Kediri tahun 2015, dia diusung oleh koalisi Partai Gerindra dan PAN.
Usai dari DPD PAN, dr. Ari kemudian menuju ke kantor DPC PDIP Kabupaten Kediri. Rombongan dr. Ari, bersama pengasuh Ponpes Al Gozali Duwet – Wates Gus Jalal dan juru bicara Akson Nul Huda diterima langsung oleh Ketua DPC PDIP Kabupaten Kediri Murdi Hantoro dan sejumlah pengurus DPC.
“Saya dan PDIP memiliki sejarah yang unik. Kami pernah head ro head saat PDIP mengusung bu Haryanti dan saya diusung Gerindra dan PAN. Pertarungannya cukup panas dan diluar prediksi. Alhamdulillah, hubungan secara pribadi dan perseorangan tetap baik, “terus figur yang dinilai baik oleh Ketua PCNU Kabupaten Kediri KH. Mohammad Ma’mun ini.
Menurut sosok dokter sekaligus pegiat lingkungan itu, kontestasi politik antara dirinya dengan jago PDIP tahun 2015 merupakan contoh politik yang bagus. Dimana, saat mereka bertarung harus serius. Tetapi setelah itu, azas persaudaraan harus tetap berjalan.
Terpisah, Ketua DPC PDIP Kabupaten Kediri Murdi Hantoro mengaku, meskipun pendaftaran cabup dan cawabup sudah ditutup sejak 14 Mei lalu, tetapi pihaknya tetap memberi kesempatan kepada dr. Ari. Murdi menyarankan supaya dr. Ari tidak hanya menyampaikan niatnya untuk menjadi calon wakil dari Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito), tetapi harus secara tertulis.
“Kami sudah buka pendaftaran bupati dan wakil bupati sejak 27 April – 14 Mei kemarin. Tetapi yang daftar hanya Mas Dhito. Meski pendaftaran sudah ditutup, pak dokter datang kesini dengan tujuan baik, maka akan kami sampaikan DPD dan DPP, ” terang Murdi.
“Kalau tujuan baik, kita tampung. Nantinya yang punya kewenangan memberi rekom adalah DPP. Kami akan sampaikan ke DPD dan DPP tentang keinginan pak dokter,” imbuh anggota DPRD Kabupaten Kediri ini.
Sebagaimana diketahui, PDIP memastikan akan mengusung kembali Mas Dhito sebagai Calon Bupati Kediri 2024-2029. Sementara, dr. Ari melakukan road show ke sejumlah partai politik pengusung petahana tersebut dengan tujuan sebagai bacawabup nya.
Selain PAN dan PDIP, sebenarnya dr. Ari juga menargetkan safari politiknya hari ini ke DPD PKS. Tetapi, pengurus inti sedang berada di luar kota, maka akan dijadwalkan ulang. [nm/aje]






