Bondowoso, (beritajatim.com) – Kabupaten Bondowoso memiliki ragam objek wisata natural yang layak dikunjungi wisatawan. Utamanya di kawasan wisata Ijen.
Di Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso ada objek wisata Black Lava Plalangan.
Menariknya, Black Lava Plalangan awalnya adalah sisa semburan lava gunung berapi Ijen purba.
Geosite bagian dari Unesco Global Ijen Geopark (UGG) ini tercipta dari mengalirnya lava yang cukup cair.
“Lava cair itu terhampar sepanjang 9,9 kilometer pasca letusan dahsyat gunung Ijen Purba pada zaman dahulu,” kata Ketua Pengurus Harian Ijen Geopark (PHIG) Kabupaten Bondowoso, Tantri Raras Ningtyas dikutip BeritaJatim.com, Minggu (14/7/2024).
Nah, wilayah yang teraliri lava gunung purba itupun kini meninggalkan sisa bebatuan dan tanah berwarna hitam.
“Geosite Aliran Lava Plalangan merupakan representasi jalur aliran lava yang tersingkap dari Gunung Anyar sampai Blawan,” sebutnya.
Komposisi lava cair itu dari kandungan basalt – andesite basaltik yang terhampar sepanjang 9,9 kilometer dengan luasan 10,51 km2.
“Lava cair tersebut mengalir dari ketinggian 1600 – 920 mdpl,” papar Tantri menyampaikan hasil kajian PHIG Bondowoso.
Geosite Black Lava Plalangan kini menjadi tempat unik untuk melihat landscape Kaldera Ijen Purba yang memanjang dari barat-timur sepanjang 17,2 kilometer.
“Dari lokasi ini sangat bagus untuk melihat sunset di senja hari,” pungkas Tantri. [awi/aje]






