Banyuwangi (beritajatim.com) – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan pesan menarik saat menyaksikan langsung pagelaran parade kolosal Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2024. Dia menyebut Banyuwangi adalah contoh daerah yang kaya kreativitas.
“Saya sangat mengapresiasi event BEC ini. Ini adalah inovasi dan kreativitas Banyuwangi yang tidak ada duanya,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Sabtu (13/7/2024).
Basuki menyebut, ke depan Banyuwangi akan membuat lompatan destinasi wisata yang hebat. Terlebih, jika sentuhan pembangunan aksesibilitas transportasi tersambung hingga ke Banyuwangi. “10 tahun lalu saya datang ke sini melihat gandrung, sekarang BEC. Banyuwangi memang tidak ada duanya,” ucapnya.
Sebelum menyaksikan BEC 2024, Menteri Basuki juga menyempatkan meninjau revitalisasi pasar Banyuwangi dan Komplek Inggrisan. Dua tempat di Banyuwangi itu mendapat sokongan dari Kementrian PUPR untuk dipoles menjadi kawasan wisata heritage.
BEC tahun ini mengangkat tema Ndaru Deso Revival of Village yang menampilkan berbagai keunikan dan potensi desa-desa di Banyuwangi. Sandiaga mengapresiasi Banyuwangi yang mengangkat tema tersebut karena memiliki semangat pemerataan pembangunan.
Selain Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, hadir dalam gelaran BEC 2024 di antaranya Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dan Menpan RB Abdullah Azwar Anas.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan terima kepada pemerintah pusat yang terus mendukung Banyuwangi. “Kami berterima kasih pemerintah terus mendukung Banyuwangi. Juga untuk semua bentuk dukungan pemerintah pusat pada Banyuwangi. Dukungan ini semakin memperepat proses pembangunan dan kemajuan daerah,” kata Bupati Ipuk.
Tak lupa, Ipuk juga ucapkan terima kasih kepada warganya yang turut mendukung penuh Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2024. “Terima kasih juga kami ucapkan kepada seluruh masyarakat Banyuwangi, khususnya pada mereka yang terlibat dalam menyukseskan acara ini,” tambah Ipuk. (rin/kun)






