Malang (beritajatim.com) – Mahasiswa prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menampilkan drama bertema dongeng fantasi yang memukau. Mereka menampilkan empat cerita, yaitu Snow White, Cinderella, Hanzel and Gretel serta Penggembala Domba dan Serigala.
Penampilan ini dilakukan oleh mahasiswa yang tergabung dalam teater Harmonia Saskara . Ketua Teater, Exzal Antolin Febriansyah, menjelaskan bahwa tujuan utama pentas ini untuk menghidupkan kembali kisah dongeng yang sarat pesan moral dan hiburan.
“Kami ingin membawa penonton ke dunia magis yang penuh pelajaran hidup. Kami juga menunjukkan bahwa dongeng Fantasi ini masih relevan dengan kehidupan saat ini,” ungkap Exzal, Jumat (12/7/2024) siang.
Drama “Snow White” dipilih karena pesan moral dan nilai universalnya yang relevan, seperti kebaikan hati dan keberanian menghadapi kejahatan. Drama ini menyajikan unsur elemen visual menarik, ada cermin ajaib dan tujuh kurcaci, dengan menonjolkan adaptasi segar dan sentuhan lokal.
“Lalu drama “Hanzel and Gretel” juga menarik karena ceritanya yang berasal dari cerita rakyat Jerman. Cerita itu menyajikan perjuangan dua anak yang berusaha untuk bertahan hidup di tengah kondisi sulit, mengajarkan nilai keberanian, kerja sama, dan betapa penting keluarga,” katanya.

Cerita menarik juga disajikan pada setiap dongeng. Exzal berharap para penonton tidak hanya mendapatkan hiburan tetapi bisa memperoleh inspirasi untuk menjalani hidup lebih baik.
Setiap drama menampilan elemen modern tanpa menghilangkan esensi asli dari cerita tersebut. Misalnya saja, lanjutnya, dalam kisah Hanzel dan Gretel yang memberikan setting yang lebih kontemporer.
“Kami juga menampilkan tata rias dan kostum. Bahkan tim drama Hanzel dan Gretel berhasil mendapatkan penghargaan tata rias dan kostum terbaik. Di samping itu, mereka memenangkan poster dan teaser terfavorit serta juara umum,” jelasnya.
Drama Cinderella dan Penggembala Domba dan Serigala juga menjadi sorotan tersendiri. Ditampilkan kostum mewah, setting panggung yang spektakuler, dan dukungan teknologi pencahayaan modern, kedua drama ini diharapkan memberikan pengalaman teater yang tak terlupakan bagi penonton.
“Kita melibatkan mahasiswa prodi PGSD UMM, tujuannya untuk meningkatkan apresiasi terhadap seni teater di tanah air. Dengan persiapan dan konsep yang matang, pertunjukan ini diprediksi akan menjadi salah satu yang paling dinantikan oleh kalangan mahasiswa,” tutupnya. [dan/beq]






