Banyuwangi (beritajatim.com) – Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi membuka Program Studi (Prodi) baru yakni Prodi Kedokteran. Menariknya, jurusan ini memiliki bidang keunggulan tersendiri.
Dekan FIKKIA UNAIR Banyuwangi Prof. Dr. Soetojo menyebut bidang unggulan itu yakni travel medicine. Nantinya, kampus ini siap mencetak dokter dengan kemampuan profesional dan handal di berbagai medan maupun situasi.
Terlebih, pembukaan prodi kedokteran tersebut juga didukung oleh kawasan Banyuwangi yang unggul di bidang pariwisata. Di mana terdapat laboratorium alam kawasan ljen Geopark yang memiliki berbagai wisata.
“Karena Banyuwangi ini kawasan pariwisata, kami ingin mencetak alumni yang siap dengan kondisi di sini. Kalau di Surabaya itu keunggulan bidang Kedokteran tropis, kalau di sini itu travel medicine,” ungkap Soetojo.
Dukungan lain menjadi latar nantinya terdapat berbagai macam tujuan wisata, mulai dari Alas Purwo, Gunung jen, Pulau Merah, Teluk Hijau, TN Baluran, TN Meru betiri dan lain sebagainya. Ragam contoh tersebut dapat menjadi rujukan berbagai kasus kedokteran wisata.
Di sisi lain, kata Soetojo, Banyuwangi juga merupakan kawasan yang ramah dan nyaman bagi mahasiswa untuk belajar. Di sisi lain mahasiswa dapat mengakses berbagai kawasan tersebut untuk merelaksasi diri selama masa perkuliahan.
“Aksesibilitas kampus dapat diakses melalui jalur laut (Pelabuhan Ketapang), udara (Bandara Blimbingsari), dan darat (kendaraan pribadi, bus, dan kereta api),” terangnya.
Ditunjang FIKKIA UNAIR Banyuwangi memiliki 3 kampus di Bumi Blambangan. Di antaranya, kampus Giri, Mojoroto dan Sobo. Selain itu juga memiliki laboratorium seperti anatomi, ketrampilan medis, fisiologi, blokimia, patologi, parasit, bakteriologi mikrobiologi yang telah terintegrasi melalui Laboratorium Terpadu. Fasilitas lain berupa ruang baca, ruang kelas, ruang tutorial dan diskusi, aula, dan mushola.
“Didukung oleh RSUD Blambangan sebagai RS Pendidikan Utama dan sejumlah wahana satelit akan mewadahi mahasiswa Kedokteran FIKKIA UNAIR mengeksplorasi berbagai kasus kesehatan, yakni RSUD Genteng dan RS Unair,” pungkasnya. (rin/ted)






