Blitar (beritajatim.com) – Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Blitar, Syahrul Alim tidak menemani Bambang Rianto atau Bambang Kawit mengambil surat tugas di DPD PDIP Jawa Timur.
Dalam kesempatan itu, Bambang Kawit hanya ditemani oleh Sekretaris DPC PDIP, Bayu Setyo Kuncoro dan perwakilan DPC PDIP Kota Blitar. Sang Ketua DPC PDIP Kota Blitar Syahrul Alim pun tak nampak dalam pertemuan dan pengambilan surat tugas itu.
Tentu ini menimbulkan sebuah pertanyaan. Pasalnya, Syahrul Alim sebelumnya telah diminta secara langsung oleh Ketua DPP PDIP untuk membantu Hengky Kurniawan di Kota Blitar.
Apakah ketidakhadiran Syahrul Alim itu ada kaitannya dengan hal itu. Pasalnya hingga saat ada dua orang yang berebut rekom Calon Wali Kota Blitar dia adalah Hengky Kurniawan dan Bambang Kawit.
Tim beritajatim.com pun berusaha mengkonfirmasi hal itu ke Ketua DPC PDIP Kota Blitar. Namun Syahrul Alim belum merespon hal itu.
Sementara itu Sekretaris DPC PDIP, Bayu Setyo Kuncoro membenarkan bahwa Syahrul Alim tidak hadir dalam acar itu. Ia pun menjelaskan alasan ke tidak hadiran sang Ketua DPC PDIP Kota Blitar saat proses pengambilan surat tugas Bambang Kawit.
“Waktu bersamaan tugas. Di Kantor ada sosialisasi tentang pemberantasan korupsi bersama KPK. Atas seizin ketua, saya dan Ketua Bappilu ditugaskan mendampingi Pak Bambang mengambil surat tugas tersebut,” ungkap Bayu, Jumat (5/7/2024).
Saat ditanya lebih jauh, apakah Syahrul mendukung Bambang Kawit, Sekretaris DPC PDIP Kota Blitar itu belum bisa berkomentar lebih lanjut. Namun Bayu berharap seluruh kader dan simpatisan PDIP Kota Blitar tegak lurus dengan keputusan DPP.
“Alhamdulillah kami dari DPC PDIP Kota Blitar mendampingi Pak Bambang menerima surat tugas dari DPP di Kantor DPD PDIP Jawa Timur. Mohon doa restunya, untuk struktural partai, jajaran pengurus, kader dan simpatisan, kami harap tegak lurus,” ungkapnya.
Tentunya, hal ini semakin memperkuat analisa publik, Bambang Kawit menjadi kandidat terdepan mendapatkan rekom PDIP, sebagai calon Wali Kota Blitar di Pilwali 2024.
Pasalnya, dari sembilan orang yang mendaftar saat penjaringan calon wali kota di DPC PDIP Kota Blitar, hanya Bambang Kawit lah yang mendapat surat tugas dari DPP PDIP.
Kendati sebelumnya ada sosok Hengky Kurniawan yang telah mengklaim ditugasi partai secara lisan, namun pada akhirnya surat tugas malah resmi diberikan kepada Bambang Kawit.
Mengenai hal ini, Bambang Kawit mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan partai terhadap dirinya. Ia pun mengajak seluruh struktural PDIP di Kota Blitar mulai dari PAC hingga Ranting, untuk gotong royong menjadikan Kota Blitar lebih maju.
“Kita akan langsung bergerak, mengkonsolidasikan kekuatan sampai ke tingkat paling bawah. Termasuk memulai komunikasi dengan partai politik lain, berbicara menyamakan visi misi, untuk membangun Kota Blitar lebih maju lagi,” ujarnya. [owi/beq]






