Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak delapan partai politik (parpol) di DPRD Kota Mojokerto menyatakan dukungannya kepada Ika Puspitasari. Deklarasi dukungan partai pengusung Ning Ita Calon Wali Kota Mojokerto Tahun 2024 tersebut berlangsung di halaman GOR Seni Majapahit Kota Mojokerto., Kamis (4/7/2024).
Setelah membacakan deklarasi dukungan dilanjutkan penandatanganan surat dukungan. Delapan parpol tersebut yakni Partai Golkar, PDI-Perjuangan, PAN, Partai Demokrat, Partai NasDem, PKS, PPP dan Partai Gerindra. Ning Ita (sapaan akrab, red) juga didukung tujuh partai non parlemen.
Tujuh partai non-parlemen tersebut yakni Partai Perindo, Partai Buruh, Partai Gelora, Partai Umat, Partai Hanura, PKN dan PSI. Total ada 15 parpol minus PKB, menyatakan siap mendukung dan memenangkan Ning Ita sebagai Wali Kota Mojokerto periode 2024-2029.
Ketua DPD PAN Kota Mojokerto, Mulyadi mengatakan, partai pengusung datang untuk menandatangani komitmen bersama dan berjuang untuk Kota Mojokerto. “Kota Mojokerto 5 tahun kemarin, kita sudah tahu apa yang sudah dilakukan oleh Ning Ita,” ungkapnya.
Mulai pembangunan infrastruktur hingga pelayanan publik. Seorang pemimpin tidak hanya dituntut cerdas, pandai namun juga pengabdian dan integritasnya. Mantan Ketua DPRD Kota Mojokerto ini menyebut, semua ada di dalam diri mantan Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto tersebut.
“Kita tahu betul, kita di dewan ini pokir (pokok pikiran anggota DPRD) kota/kabupaten dibatasi jumlahnya. Hanya di Kota Mojokerto, anggota DPRD Kota Mojokerto besar menyerap aspirasi pokir tanpa batas. Itu semua tidak lain adalah karena Ning Ita berfikir bahwa kesejahteraan Kota Mojokerto lebih diutamakan,” ujarnya.
Pihaknya berharap semua bergerak dan berjuang bersama-sama mendukung dan mengusung Ning Ita sebagai Wali Kota Mojokerto 2024-2029. Menurutnya deklarasi tersebut bukan sebuah acara formalitas saja namun juga mengawal Ning Ita sampai lima tahun kedepan.
“Karena tidak ada gunanya, saat kita memilih dan mengawal Ning Ita sampai ke Pilkada 2024 nanti setelah itu kita biarkan beliaunnya maka saya kira ini adalah sebuah hal yang sangat mengkhianati. Sehingga kita bersama partai yang ada di Kota Mojokerto, Ning Ita adalah pemimpin Kota Mojokerto,” tegasnya.

Sementara itu, Calon Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengucapkan terima kasih dengan dukungan delapan partai parlemen di Kota Mojokerto. “Ini menunjukkan bahwa apa yang saya nyatakan, saya ingin politik Kota Mojokerto yang adem, damai, kondusif, insya Allah bisa kita wujudkan,” katanya.
Menurutnya, delapan partai parlemen sudah bersinergi, berkoalisi, bergandengan tangan untuk mewujudkan satu tujuan yang sama dalam pemerintahan Kota Mojokerto lima tahu kedepan. Deklarasi dukungan tersebut lahir dari partai pengusung yang ada di Kota Mojokerto.
“1,5 bulan yang lalu, partai non parlemen ada tujuh itu juga dukungan lahir dari mereka yang disampaikan kepada kami dan hari ini mungkin karena intensitas komunikasi antara saya, tim dan juga masing-masing kader-kader partai ketemu kliknya dan intensitas komunikasi dengan jenjang lebih tinggi juga saya jalin terus,” paparnya.
Sehingga deklarasi dukungan diberikan meskipun, ia mengakui belum ada sosok wakil yang akan mendampingi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), 27 November 2024 mendatang. Menurutnya hal tersebut merupakan sebuah kepercayaan yang diberikan partai politik di Kota Mojokerto kepadanya.
“Saya berterima kasih, saya apresiatif diberikan kepercayaan di situ,” pungkasnya.
Sebelumnya, sebanyak tujuh partai politik (parpol) non parlemen mencalonkan petahana Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari sebagai Bakal Calon Wali Kota Mojokerto. Tujuh parpol non parlemen tersebut mendeklarasikan Ning Ita (sapaan akrab, red) menjadi Bakal Calon Wali Kota Mojokerto 2024-2029, Minggu (19/5/2024). [tin/suf]






