Blitar (beritajatim.com) – Kepala Desa Serang Kecamatan Panggungrejo, Dwi Handoko resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Blitar. Pria yang akrab disapa Handoko itu ingin mengabdikan diri dan membawa Kabupaten Blitar lebih baik lagi.
Kades 2 periode itu memiliki segudang prestasi yang bisa modal utamanya untuk maju sebagai Cawabup Blitar. Ditangan Handoko, Desa Serang yang terpinggirkan diubahnya menjadi desa wisata unggulan di Kabupaten Blitar.
Inovasi dan sentuhan yang diberikan, anggota GP Ansor itu berbuah manis dimana Desa Serang masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia di tahun 2021 dari Kemenparekraf RI. Berkat inovasi itu, ekonomi warga Desa Serang pun juga meningkat.
“Desa Serang yang ada di pinggiran dan bahkan terpinggirkan kala itu, kita berupaya bersama warga untuk mengubah stigma itu dan kini telah menjelma menjadi Desa Wisata andalan Kabupaten Blitar. Bahkan Desa Wisata Serang masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia di tahun 2021 dari Kemenparekraf RI dan juga selain itu Desa Serang juga menerima anugerah kampung pembakti Pancasila kategori kampung penggerak Pancasila dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP-RI ) tahun 2020,” cerita Handoko, Rabu (26/06/2024).
Tidak hanya fokus pada pembangunan pariwisata dan atau infrastruktur. Sebagai pemimpin yang harus memahami wilayahnya, bapak dua anak ini juga fokus pada pendidikan warganya.
Handoko pun membuat inovasi program di bidang pendidikan desa yakni Satu RT Satu Sarjana. Program ini merupakan upaya dari Kades Serang untuk menjamin pendidikan anak-anak desa.
Satu RT Satu Sarjana ini merupakan sebuah program beasiswa bagi anak-anak Desa Serang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi. Semua anak di Desa Serang pun bisa ikut program ini, namun diutamakan mereka yang berasal dari keluarga tidak mampu.
“Selain itu, anak yang putus sekolah dan atau yang tidak mau sekolah, kami kunjungi satu persatu untuk dibina dan dibiayai oleh desa agar mau bersekolah kembali. Tak ketinggalan pula subsidi Pendidikan untuk anak-anak PAUD juga kami laksanakan,” imbuhnya.
Sebuah keniscayaan yang harus dijalani sebagai abdi masyarakat. Mas Han, begitu biasa di sapa, juga membuat program untuk peningkatan ekonomi masyarakatnya melalui program Satu RT Satu Produk. Tentunya program ini dijalani mulai dari perencanaan hingga pasca produksi untuk pemasarannya. Salah satunya dengan mendirikan pusat oleh-oleh Desa Wisata Serang.
Bukan prestasi desa saja yang mentereng, peningkatan SDM masyarakatnya juga semakin ditingkatkan, pria yang suka berorganisasi ini juga sering menjadi narasumber di berbagai institusi. Salah satunya, menjadi Narasumber Lokakarya Pengembangan Desa Wisata Berbasis Adat dan Budaya, Kementerian Desa dan PDTT.
“Dan kini saya merasa terpanggil untuk mengabdi pada lingkup yang lebih luas lagi, yaitu mencalonkan diri menjadi Wakil Bupati Blitar. Hal itu didasari karena rasa ingin membawa pengalaman dan keberhasilannya memimpin Desa Serang ke Tingkat kabupaten. Dengan motto “Jenggirat Tangi, Mbangun Blitar Kawentar”, saya ingin membawa perubahan Blitar ke arah yang lebih baik,” tutupnya.
Handoko menjadi salah satu Cawabup Blitar yang memiliki CV mentereng. Bukan hanya di atas kertas, namun Handoko telah membuktikan di lapangan mampu mengubah desa terpinggirkan menjadi salah satu desa unggulan. Paling penting Handoko mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat desa serta bisa menjamin pendidikan anak-anak kurang mampu di Pesisir Kabupaten Blitar. [owi/aje]







2 Komentar
Apresiasi setinggi-tingginya pada Mas Han….
Selamat berjuang…dan terus berjuang membangun desa pinggiran menjadi desa modern inovatif, menggali potensi wisata pantai…yg apik, ecxotic, hijau, bersih dan ter manajemen yg baik.
Butuh pasar pujasera, UMKM, kuliner, pernik2 khas blitar di Serang lewat BUMDES yg ada.
Sukses selalu mas Han… Blitar dengan sejuta potensinya akan mantap ditangan kreatif mas Han .. sukses