Sumenep (beritajatim.com) – Sebanyak 3.340 petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di Kabupaten Sumenep telah direkrut Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.
“Yang mendaftar pantarlih sebanyak 3.558 orang. Yang dinyatakan memenuhi syarat dan ditetapkan sebagai pantarlih sebanyak 3.340 orang. Saat ini para Pantarlih itu sudah siap melakukan tugasmya,” kata komisioner KPU Sumenep, Muhlis, Minggu (23/06/2024).
3.440 pantarlih tersebut tersebar di 334 desa/kelurahan di 27 kecamatan di Sumenep. 9 diantaranya merupakan wilayah kepulauan.
“Pantarlih ini akan melakukan pemutakhiran data pemilih dengan melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) calon pemilih yang tercatat di 1.967 tempat pemungutan suara (TPS) di Sumenep,” terang Muhlis.
Sesuai regulasi KPU RI, di pelaksanaan Pilkada serentak, untuk TPS dengan jumlah calon pemilih di atas 400 hingga 600 orang, maka terdapat dua pantarlih. Karena itu, jumlah TPS dengan pantarlih tidak sama.
“Logistik bagi pantarlih untuk melakukan coklit calon pemilih sudah kami distribusikan melalui panitia pemilihan kecamatan (PPK) ke panitia pemungutan suara (PPS) dan diteruskan ke masing-masing pantarlih,” ujar Muhlis.
Khusus untuk wilayah kecamatan kepulauan jauh seperti Masalembu, logistik untuk Pantarlih sudah didistribusikan beberapa hari lalu. Sedangkan untuk kecamatan daratan dimulai pada hari ini.
“Sesuai jadwal tahapan KPU RI, coklit bagi calon pemilih Pilkada Serentak 2024 akan berlangsung selama satu bulan, mulai 24 Juni-24 Juli,” terangnya.
Hari “H” Pilkada serentak telah ditetapkan pada 27 November 2024. (tem/but)






