Surabaya (beritajatim.com) – 3 Bocah SMP di Surabaya menjadi korban jambret di Jalan Nginden Semolo, Kamis (21/06/2024) malam. Dalam peristiwa itu, jambret yang belum diketahui identitasnya berhasil menggondol handphone Oppo tipe A54 milik korban.
Ketiga korban jambret itu adalah AS (15), ND (15), dan TA (15). Mereka berasal dari sekolah yang sama salah satu SMP Negeri di Surabaya. Dari keterangan sejumlah saksi saat itu mereka korban berboncengan tiga mengendarai Honda Beat melintasi Jalan Nginden Semolo. Telat di depan Indomaret, mereka dipepet oleh pelaku yang langsung mengambil handphone korban.
“Korban berboncengan tiga mas. Yang belakang itu main handphone lalu dijambret,” kata Riski, Jumat (21/06/2024) saat ditemui Beritajatim.com.
Dari ketiga korban, 2 korban mengalami luka lecet sedangkan 1 lainnya dibawa ke RS Ubaya untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Korban yang dibawa ke RS Ubaya mengalami luka ringan.
“Saya gak tahu yang jambret berapa orang. Tahunya sudah jatuh di depan 3 anak-anak itu. Ngakunya habis beli makan,” imbuh Riski.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Ipda Aan Dwi Satrio Yudho membenarkan peristiwa itu. Pihaknya langsung mendatangi lokasi dan memeriksa langsung korban. Korban pun telah disarankan untuk membuat laporan ke Polsek Sukolilo.
“Iya mas sudah monitor (tau). Walaupun korban belum lapor tapi kita sudah dalami. Kita masih tunggu korban,” pungkas Aan. (ang/ianp)





