Gresik (beritajatim.com) – Sujarnawi (56) warga asal Desa Ambeng-Ambeng Wargangrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, dikagetkan ada ular cobra sedang mendesis saat akan masuk kamar mandi. Khawatir dirinya celaka, Sujarnawi kemudian menghubungi istrinya.
Sambil mengawasi dari jauh, Sujarnawi selanjutnya melaporkan kejadian ada ular cobra ke kantor Damkarla Gresik.
Petugas piket Damkarla Gresik yang mendapat laporan bergegas menuju ke lokasi. Dengan mengenakan alat perlengkapan diri (APD), tujuh personel kemudian berusaha mengevakuasi ular cobra.
“Saya kuatir dipatok mengingat bisa ular cobra sangat berbahaya. Daripada celaka saya dan istri melaporkan ke petugas Damkarla Gresik,” tutur Sujarnawi, Minggu (17/6/2024).
Sementara petugas piket Damkarla Gresik, M. Nurul Haqqi mengatakan, untuk mengevakuasi ular cobra ini, dirinya bersama rekannya membutuhkan waktu 30 menit.
“Saat kami evakuasi ular cobra ini sempat melawan. Beruntung kami sudah tahu bagaimana mengevakuasi sesuai protap,” katanya.
Ia menambahkan, ular cobra yang mengagetkan warga ini berukuran 1 meter. Ular ini berbahaya karena bisanya bisa melumpuhkan saraf tubuh.
“Sudah kami amankan, lalu dibawa ke kantor agar tidak lagi mengganggu warga,” imbuh M.Nurul Haqqi. [dny/but]






