Surabaya (beritajatim.com) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya bersama dengan BNN, Garnisun Tetap (Gartap), Polrestabes Surabaya, dan berbagai dinas terkait menggelar razia gabungan di dua lokasi tempat hiburan malam di wilayah Surabaya Timur pada Jumat (14/6/2024) malam hingga Sabtu (15/6/2024) dini hari.
Operasi gabungan ini bertujuan untuk mengawasi tempat hiburan malam yang rawan akan penyalahgunaan narkoba dan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Hasil Razia:
Anak di Bawah Umur:
6 anak di bawah umur ditemukan di lokasi pertama (Kecamatan Tenggilis Mejoyo)
Tidak ditemukan anak di bawah umur di lokasi kedua (Kecamatan Mulyorejo)
Pengguna Narkoba:
2 pengunjung di lokasi pertama dinyatakan positif metampetamin dan amphetamine
1 pengunjung di lokasi pertama dinyatakan positif benzodiazepine (obat resep dokter)
1 pengunjung di lokasi kedua dinyatakan positif benzodiazepine (obat resep dokter)
Kartu Identitas:
1 orang di lokasi pertama tidak membawa kartu identitas
1 orang di lokasi kedua tidak membawa kartu identitas
Tindak Lanjut:
Pengunjung yang tidak membawa kartu identitas didata dan dipanggil orang tuanya.
Pengunjung yang positif narkoba akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk pengembangan kasus.
Razia gabungan di tempat hiburan malam akan dilakukan secara berkala untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Surabaya, Yudhistira, mengatakan: “Razia ini merupakan upaya untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba di tempat hiburan malam dan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang ingin menikmati hiburan malam.” kata Yudhistira.
Dr. Singgih Widi Pratomo, Humas BNN Kota Surabaya, menambahkan akan terus bekerja sama dengan Satpol PP dan instansi terkait lainnya untuk memberantas peredaran narkoba di Kota Surabaya.
“Razia gabungan ini merupakan langkah yang tepat untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Singgih.
Diharapkan dengan razia ini, masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman saat menikmati hiburan malam. (ted)






