Lumajang (beritajatim.com) – Cerita mengetuk hati dilakukan oleh polisi asal Lumajang. Dia membungkus jenazah bayi dengan baju dinas saat melakukan evakuasi.
Sebelumnya, sosok bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan penambang pasir di Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang. Tepatnya di bawah jembatan Selowanggi DAS Kali Mujur, Selasa (11/6/2024) sekitar pukul 08.40 WIB.
Sahin (50), merupakan penambang pasir yang pertama kali mellihat bayi malang tersebut di antara rimbunan bambu terbungkus kain putih. Saat itu dirinya sedang mencari kumpulan rumput untuk menutup bak truk pasir yang berlubang.
Awalnya, Sahin hanya mengira kain biasa, namun setelah dihampiri ternyata sesosok bayi laki-laki yang masih terdapat tali pusar menempel. Kemudian, ia melaporkan kepada pihak Polsek Tempeh.
“Warga awalnya menemukan bayi di bambu-bambu. Kemudian melapor ke pihak kepolisian,” terang Babinkamtibmas Aipda Hendra Soegihartono saat dikonfirmasi, Jumat (14/6/2024)
Kemudian pihak kepolisian setempat mendatangi lokasi penemuan. Sesampainya di lokasi, tampak warga mulai berkerumun untuk melihat karena penasaran.
Saat ditanyai, Aipda Hendra mengaku hal tersebut dilakukan lantaran saat meminta kain kepada warga tidak menemukan apa yang dimintanya.
“Saya sempat meminta kain atau sarung kering kepada warga, namun tidak ada. Saya langsung melepas baju dinas,” lanjutnya.
Karena kasihan dengan kondisi bayi tersebut yang tubuhnya putih pucat dengan kepala yang luka, Hendra kemudian melepas seragamnya untuk membungkus bayi malang itu dan menggendongnya.
“Saya hanya reflek melepas baju dinas karena kasihan. Saya tidak tega dengan keadaan bayi seperti itu,” paparnya.
Setelah menunggu mobil puskesmas yang tidak kunjung datang, Aipda Hendra kemudian berboncengan menggunakan motor dengan TNI setempat untuk membawanya ke rumah sakit. “Kami langsung membawa bayi tersebut ke RSUD Haryoto Lumajang,” katanya berkisah.
Aksi menyentuh yang dilakukan Aipda Hendra kemudian viral dan banyak diunggah di media sosial dan grup whatsapp. Selain itu, warga Lumajang juga banyak yang memuji perbuatan Aipda Hendra.
“Senang bisa melihat anggota kepolisian memiliki kepedulian yang tinggi sepeti itu” ungkap Gunawan, warga setempat
Saat ini pihak kepolisian belum dapat memastikan siapa orangtua kandung bayi malang tersebut. Selain itu, motif pembuangan bayi belum diketahui sehingga masih menjadi penyelidikan kepolisian setempat.
“Untuk motif maupun orangtua bayi belum bisa dipastikan karena masih dalam penyelidikan” pungas Aipda Hendra. [vid/suf]






