Malang (beritajatim.com) – Bakal Calon Wakil Wali Kota Malang Fairouz Huda atau biasa disapa Kak Fai mendapat dukungan dari Jaringan UMKM Kota Malang. Puluhan pelaku UMKM itu mendukung Fairouz Huda untuk terus berjuang dalam kontestasi Pilwali Kota Malang 2024.
Koordinator jaringan UMKM Kota Malang, Yudi Purwanto mengatakan, bahwa Kak Fai merupakan tokoh pemuda yang peduli UMKM. Setidaknya ada sekitar 25 pelaku UMKM yang mendeklarasikan diri mendukung pencalonan Kak Fai sebagai bakal calon Wakil Wali Kota Malang.
“Kak Fai adalah salah satu-satunya calon wakil wali kota yang peduli dengan UMKM. Setidaknya ada 25 pelaku UMKM yang ikut bazar sekaligus deklarasi mendukung Kak Fai Calon Wakil Wali Kota Malang. Sebenarnya banyak tapi kita batasi,” ujar Yudi.
Sementara itu, Kak Fai menganggap Kota Malang memiliki potensi besar dari segi UMKM. Dia ingin Kota Malang dikenal sebagai kota UMKM. Sebab, UMKM adalah ikon ekonomi kerakyatan.
Dihadapan para pelaku UMKM dia memaparkan konsep Badan Usaha Milik Rukun Tetangga atau BUMRT. Ini adalah konsep badan usaha yang dikelola oleh warga di tingkat RT untuk memajukan produk UMKM yang dimiliki warga.
“Maka kami pikir ini penting untuk nanti dibuatkan Perwali. Agar dapt menjadi legalitas terhadap BUMRT sehingga mempermudah akses permodalan, anggaran, pasar dan lain-lain. Kami ingin nanti setiap RT yang punya potensi kewirausahaan ini punya BUMRT,” ujar Kak Fai, Minggu (9/6/2024).

Kak Fai mengatakan, selain BUMRT, dia ingin ada sentra UMKM di 5 kecamatan yang ada di Kota Malang. Sentra UMKM di Klojen, Sukun, Lowokwaru, Blimbing hingga Kedungkandang dihadirkan demi menggeliatkan ekonomi masyarakat.
“Kedua ke depan Pemkot Malang diharapkan di satu kecamatan ada sentra UMKM nya. Jadi karena memang geliatnya luar biasa, jadi harus difasilitasi. Tidak hanya uang, tapi juga tempat. Jadi satu kecamatan ada satu saja sentra UMKM sudah cukup untuk menggeliatkan perekonomian daerah,” ujar Fairouz. [luc/but]






