Lumajang (beritajatim.com) – Junaidi, penambang pasir asal Dusun Karang Suko, Desa Tamansatrian, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, masih belum ditemukan hingga memasuki hari kelima pasca tanah longsor di Lumajang. Pihak keluarga berharap Junaidi dapat ditemukan dalam keadaan apapun.
Junaidi tertimbun longsor bersama tiga rekannya saat bekerja di area petak A1 Dusun Supit, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang pada Selasa (4/6/2024).
Suprapti, ibu Junaidi, mengikhlaskan kepergian anaknya dan berharap jenazahnya dapat ditemukan. “Kondisi apapun saya terima, saya ikhlas. Semoga cepat ketemu dengan anak saya,” ungkapnya.
Proses pencarian Junaidi terhambat oleh kondisi tebing yang masih basah dan berpotensi longsor susulan pasca hujan deras di malam hari. “Kita masih fokus di satu titik yang dicurigai keberadaan korban yang ada di dekat tebing. Keamanan masih diperhatikan karena dikhawatirkan ada longsor susulan,” jelas Rudi Prahara, anggota Basarnas Jember. [kun]






