Magetan (beritajatim.com) – Telaga Wahyu, sebuah wisata alam di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Namun, Telaga wahyu tak sepopuler Telaga Sarangan.
Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan menunjukkan bahwa jumlah pengunjung Telaga Wahyu cuma 3.384 pengunjung selama Januari hingga Mei 2024. Jumlah itu setara dengan jumlah sehari kunjungan di Telaga Sarangan.
‘’Rinciannya, Januari 750 orang, Februari 403 orang, Maret 204 orang, April 1.324 orang, dan Mei 703 orang. Itu dalam 2024 ini,’’ kata Eka Radityo, Kabid Pengelolaan Pariwisata Disbudpar Magetan.
Namun, sejak lima tahun terakhir, baru tahun 2024 ini Pemkab Magetan menunjukkan perhatian pada telaga yang juga disebut sebagai Telaga Wurung itu.
Yakni dengan membangun jalan di sekeliling telaga. Kemudian, menggelar event mancing hingga kemah Sabtu-Minggu yang diikuti oleh masyarakat. ‘’Ini adalah upaya untuk merintis agar Telaga Wahyu lebih dikenal masyarakat. yang penting ramai dulu,’’ kata Penjabat Bupati Magetan Hergunadi.
Telaga Wahyu menawarkan pesona alam yang indah dengan udara yang sejuk dan asri.
Pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas di Telaga Wahyu, seperti:
Bersantai: Menikmati keindahan alam telaga sambil bersantai di gazebo atau piknik di tepi telaga.
Berperahu: Menyewa perahu bebek untuk berkeliling telaga dan menikmati pemandangan dari atas air.
Memancing: Bagi pecinta memancing, Telaga Wahyu menjadi tempat yang tepat untuk menyalurkan hobi mereka.
Berfoto: Banyak spot foto menarik di Telaga Wahyu yang dapat dijadikan latar belakang foto yang instagramable.






