Mojokerto (beritajatim.com) – Di tahun 2024, Kota Mojokerto genap berusia 106 tahun. Sejumlah kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Mojokerto digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokertp, salah satunya Lomba Menulis 1.106 Pantun.
Lomba yang akan diikuti ratusan siswa SD dan SMP se-Kota Mojokerto ini akan dilaksanakan pada Jumat (14/6/2024) di atrium satu-satunya mall di Kota Mojokerto. Para peserta memperebutkan juara 1,2, dan 3 untuk jenjang SD, serta juara 1,2, dan 3 untuk jenjang SMP, dengan hadiah uang pembinaan senilai total Rp13 Juta.
Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro menyebut event tersebut juga menjadi upaya melestarikan budaya leluhur, mengingat pantun sudah menjadi ciri khas bangsa Indonesia dan beberapa negara rumpun Melayu lainnya.
“Mengenalkan pantun kepada anak-anak merupakan upaya yang bagus, karena selain membuat terhibur, mereka sekaligus belajar. Secara tidak sadar akan tersisip pesan-pesan moral yang tersirat di dalamnya,” ungkapnya, Jumat (7/6/2024).
Lebih lanjut, sosok yang akrab disapa Mas Pj tersebut mengatakan, melalui pantun juga dapat meningkatkan ketrampilan berbahasa pada anak serta memperbanyak kosa kata. Menurut orang nomor satu di lingkup Pemkot Mojokerto tersebut, dinulai cukup bagus.
“Lewat pantun juga bisa melatih kemampuan mengingat dan sangat berpengaruh pada usia emas anak. Ini bagus untuk pertumbuhan mereka,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur ini.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Kota Mojokerto, Ruby Hartoyo menjelaskan Lomba Menulis 1.106 Pantun ini akan diikuti sekitar 500 lebih siswa SD dan SMP se-Kota Mojokerto. “Dengan tema pantun seputar Kota Mojokerto, masing-masing peserta membuat dua pantun,” jelasnya. [tin/kun]






