Tuban (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Tuban melaksanakan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor (PSA).
Sekretaris Dinkes P2KB Tuban, dr. Atiek Supartiningsih mengatakan tujuan pelaksanaan PSA ini untuk mengendalikan jumlah penduduk, pencegahan pernikahan usia dini, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tuban.
“Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-31, sehingga digelar pelayanan PSA,” terang Atiek Supartiningsih.
Ia menjelaskan, pengendalian jumlah penduduk sangat penting untuk dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan ibu dan anak, serta kesejahteraan keluarga.
“Jadi pelaksanaan PSA, sejumlah petugas terjun langsung ke desa/kelurahan untuk memberikan pelayanan KB secara gratis,” terang Atiek sapaannya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Dinkes P2KB Tuban, Harsono Tri Asworo menjelaskan, bahwa pada program layanan KB gratis itu menyasar pada 328 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Tuban.
“Untuk mekanismenya sendiri, setiap ibu-ibu yang ingin memasang KB terlebih dahulu diberikan pemahaman agar ke depan kondisi yang bersangkutan tetap sehat,” ujar Harsono Tri Asworo.
Kemudian, pada program tersebut, kata Harsono sapanya ada dua jenis pelayanan KB, yakni KB MJKP yakni Metode Kontrasepsi Jangka Panjang, dan KB non-MJKP.
Sedangkan, untuk pelaksanaan kegiatan tersebut Dinkes P2KB Tuban menyediakan sebanyak 4.500 alat kontrasepsi termasuk alat kontrasepsi MJKP dan non-MJKP.
“Rata-rata jumlah ibu yang menerima pelayanan KB ini adalah 15 orang, terdiri dari 3 orang akseptor MJKP dan 12 orang akseptor non-MJKP,” tutup Harsono. [ayu/but]






