Surabaya (beritajatim.com) – Puluhan bus yang mengangkut suporter Persib Bandung, Bobotoh di Jembatan Suramadu dipaksa untuk putar balik oleh petugas kepolisian, Jumat (31/05/2024) malam. Dari puluhan bus yang disuruh putar balik, ada bus yang menyamar sebagai peziarah.
Petugas kepolisian memeriksa puluhan bus itu lantaran diduga berisi para suporter Persib Bandung yang akan menonton laga melakoni laga leg kedua final Liga 1 2023/2024 melawan Madura United di Stadion Bangkalan, Jumat (31/05/2024) malam.
Setelah diberhentikan, dugaan polisi menjadi kenyataan. Puluhan bus rombongan itu berisi suporter Persib Bandung. Polisi pun melakukan penggeledahan.
“Kami menemukan ada bus yang menyamar. Namun, karena ketelitian anggota di lapangan kita bisa mencegah masuk ke Madura,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP William Tanasale.

Dari penggeledahan di dalam bus, polisi menemukan puluhan botol minuman beralkohol dan tiga stick baseball. Botol minuman alkohol yang diamankan sudah kosong. Para suporter Persib Bandung yang ditanya polisi mengaku membawa to gkat baseball sebagai alat untuk jaga-jaga.
“Bisa dilihat sendiri, apa hal ini bagus ? Botolnya sudah kosong. Berarti mereka sudah mengkonsumsi alkohol dan dalam keadaan mabuk,” imbuh William.
William menjelaskan pihaknya mengerahkan 120 personel kepolisian dalam penyekatan di Suramadu. Petugas akan terus berjaga hingga laga Madura United vs Persib Bandung selesai.
“Kami akan berjaga sampai selesai. Penyekatan ini kami lakukan karena peraturan dari PSSI yang melarang suporter tim tamu dilarang datang demi keamanan dan kenyamanan,” pungkas William. (ang/ian)






