Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswa ITS merancang Mecca Mate, sebuah platform asisten pendamping jemaah haji atau umrah. Inovasi ini dibuat, mengingat sebagian jemaah kerap kebingungan saat menunaikan ibadah karena kurangnya pengetahuan.
Ketua tim Luthfi Hakim Irawan mengatakan, tidak semua jemaah siap saat haji atau umrah. Sebagian dari mereka masih ada yang tak sempat manasik ataupun membaca buku panduan sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Alhasil, jemaah tersebut akan mengalami banyak kebingungan, baik itu mengenai tata cara beribadah, hingga arah menuju tempat-tempat ibadah haji atau umrah,” kata Luthfi, Rabu (22/5/2024).
Melihat itu, Luthfi dan timnya menghadirkan Mecca Mate sebagai solusinya. Platform ini berbentuk chatbot yang memungkinkan jemaah untuk berinteraksi dan mendapatkan informasi dengan mudah.
Luthfi mengatakan, dengan hanya mengirimkan pesan, pengguna bisa mendapatkan panduan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. “Dengan cara ini, platform dapat memberikan panduan yang terpersonalisasi,” kata mahasiswa Sistem Informasi itu.
Selain itu, tim menyadari bahwa beberapa jemaah juga menghadapi masalah terkait barang bawaan, terutama karena ingin membawa oleh-oleh untuk keluarga. Untuk mengatasi hal ini, mereka menciptakan Hajjstore.
Hajjstore merupakan platform e-commerce yang menyediakan perlengkapan haji dan umrah serta oleh-oleh. Jemaah bisa memesan barang secara online dan menerima produknya setelah kembali ke Indonesia.
“Karena itu, kami juga membuat laman Hajjstore untuk mengatasi kendala jemaah tersebut. Hajjstore ini sudah diintegrasikan ke dalam chatbot untuk mempermudah pengguna,” tandasnya. [ipl/ian]






