Surabaya (beritajatim.com) – Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Dwi Cahyo Kartiko, memberikan apresiasi tinggi kepada Marselino Ferdinan, pemain Timnas Indonesia U-23, atas penampilannya yang impresif selama Piala Asia U-23 di Qatar. Marselino dinilai bermain atraktif dan menunjukkan peningkatan kualitas, sehingga mampu memberikan kontribusi besar bagi tim Indonesia.
“Kami bangga dengan penampilan Timnas yang mampu menampilkan sepak bola cantik dan menghibur. Bahkan, kami di UNESA selalu menggelar nobar saat Timnas bermain. Masyarakat juga sangat antusias menyaksikan setiap laga Timnas sampai dini hari,” ungkap Dwi Cahyo Kartiko.
Unesa berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi atlet-atlet berbakat seperti Marselino. Dekan berharap bahwa nantinya para pelatih juga berasal dari kalangan atlet profesional seperti Marselino.
“Pelatih sepak bola harus memahami teknik dasar, seperti cara menendang bola yang benar. Marselino memiliki bakat luar biasa, dan kami berharap di masa depan potensinya dapat ditransfer kepada generasi berikutnya, baik sebagai pelatih atau dosen,” tambahnya.
Selain itu, David Agus Prianto, S.Pd., M.Pd., dosen pembimbing Marselino dan Hugo Samir, turut merasa bangga atas pencapaian kedua mahasiswanya. David mengenal keduanya sejak mereka bermain di Real Madrid Academy Sidoarjo.
“Talenta keduanya sangat menonjol. Ketika ada kesempatan untuk kuliah di FIKK UNESA, saya langsung merekomendasikan mereka. Sudah setahun ini mereka menjadi mahasiswa Prodi Kepelatihan di sini,” pungkasnya dengan bangga. (way/kun)






