Sumenep (beritajatim.com) – Ketua KPU Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rahbini meminta agar anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang baru saja dilantik agar bisa menjaga sikap.
“Daddi PPK rowa je’ pas mat macamat. Jangan sok jadi camat atau malah lebih sok dari camatnya sendiri. Jalinlah hubungan yang baik dengan Camat. Koordinasikan dengan baik,” katanya dalam bahasa campuran Madura.
Pada Kamis (16/05/2024), KPU Sumenep melantik 135 anggota PPK terpilih untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024. Pelantikan dilakukan di ‘hall’ salah satu hotel Sumenep.
Namun ada 1 orang yang mengikuti pelantikan PPK melalui Zoom, yakni anggota PPK Nonggunong. Yang bersangkutan tidak bisa mengikuti pelantikan secara langsung karena masih dalam kondisi berduka atas kematian putranya.
“Saya percaya, PPK yang terpilih ini punya kemampuan dan kapasitas. Ada wajah baru, ada wajah lama. Ayo semua berbaur untuk menyukseskan Pilkada,” tandas Rahbini.
Ia mengatakan, menjalankan tugas sebagai PPK tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman, tetapi juga harus membaca peraturan perundangan.
“Istilahnya itu harus ‘melek’ literasi Pemilu. Karena peraturannya bisa jadi berbeda. Yang terpenting, jaga integritas dan profesionalitas,” pesannya.
Sementara Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Dewi Khalifah berharap agar anggota PPK yang telah dilantik ini menjadi anggota yang amanah. Menurutnya, PPK menjadi salah satu penentu yang punya peran penting dalam Pemilu.
“Dinamika politik itu luar biasa. Hitungannya tidak sama dengan hitungan matematika 1+1=2. Ada kejadian-kejadian yang harus jadi perhatian,” ujarnya.
Wabup pun berpesan agar anggota PPK mampu menjaga integritas dan profesional. Selain itu, jangan sampai melakukan hal-hal yang berbenturan dengan hukum.
“Sepandai apa pun memainkan jurus silat, jangan sampai mematahkan kaki sendiri. Artinya apa? Jangan sampai langkah-langkah yang dilakukan nanti justru malah mencelakai diri sendiri” tuturnya dengan kiasan.
Usai pelantikan, anggota PPK langsung mengikuti orientasi tugas atau bimbingan teknis (bimtek) selama dua hari.
Sesuai jadwal tahapan yang ditetapkan KPU RI, hari “H” Pilkada serentak digelar pada 27 November 2024. (tem/ian)






