Surabaya (beritajatim.com) – Mata uang kripto terus menjadi pilihan investasi bagi kalangan milenials. Indonesia kini menduduki peringkat ketujuh sebagai negara dengan adopsi kripto tertinggi di dunia.
Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap aset kripto. Data Bappebti menunjukkan jumlah investor kripto terdaftar di Indonesia mencapai 19,7 juta pelanggan pada Maret 2024, dan nilai transaksi perdagangan fisik aset kripto mencapai Rp158,84 triliun di Kuartal I 2024.
Memahami tingginya minat masyarakat terhadap kripto, Luno menyelenggarakan program edukasi bertajuk “LUNO CRYPTO TALK” untuk para jurnalis di berbagai daerah.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman jurnalis tentang kripto dan membantu mereka menyebarkan informasi yang akurat kepada masyarakat.
Aditya Wirawan, Interim Country Manager Luno Indonesia, mengatakan, Bulan Literasi Kripto adalah momen penting untuk meningkatkan edukasi kripto.
“Luno berkomitmen untuk mendukung program ini dengan berbagai inisiatif, termasuk edukasi jurnalis. Kami harap program ini dapat meningkatkan literasi kripto dan mendorong adopsi kripto yang bertanggung jawab,” paparnya.
Upaya Luno Meningkatkan Keamanan dan Kemudahan Berinvestasi
Selain edukasi, Luno juga fokus pada keamanan dan kemudahan berinvestasi. Luno menerapkan Travel Rule untuk mencegah kejahatan kripto dan secara berkala melakukan laporan proof of reserve untuk memastikan dana pelanggan aman.
Luno juga menghadirkan fitur baru Tebak Harga Bitcoin yang memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk mendapatkan hadiah Bitcoin hingga US$10.000 tiap bulan. Fitur ini memungkinkan pelanggan belajar tentang pergerakan pasar sambil mendapatkan hadiah.
Luno berkomitmen untuk terus mendukung adopsi kripto yang bertanggung jawab di Indonesia. Luno akan terus menyediakan platform yang aman dan mudah digunakan, edukasi yang komprehensif, dan fitur-fitur menarik untuk membantu masyarakat berinvestasi kripto dengan cerdas. [rea/ian]






