Blitar (beritajatim.com) – Asosiasi Futsal Kabupaten (Afkab) Blitar kelabakan dan proses pembinaan atletnya terancam mandeg. Sebab, Afkab Blitar hingga kini belum menerima anggaran pembinaan dari KONI.
Anggaran dari KONI tersebut belum cair sampai hari ini. Tidak adanya dana tersebut, membuat Asosiasi Futsal Kabupaten Blitar terancam tak bisa mengikuti ajang Liga Nusantara Jawa Timur.
Wakil ketua Afkab Blitar Febri Wahyu Wiyono, mengatakan pengurus asosiasi futsal saat ini masih kelimpungan karena keterbatasan anggaran. Sedangkan, mereka sebentar lagi dihadapkan dengan adanya liga futsal nusantara Jawa Timur. Sayangnya, hingga kini berkomunikasi dengan sponsor, belum ada yang tembus.
“Kami punya tim futsal kebanggan Blitar yang ikut kompetisi itu sejak 2016. Blitar putra futsal klub, untuk mewadahi talenta muda dan bakat pemain muda futsal Blitar. Namun, tahun ini kami belum mendapatkan anggaran pembinaan dari KONI,” ujar Febri.
Pengurus Asosiasi Futsal Kabupaten Blitar sendiri telah mencoba koordinasi dengan KONI. Hasilnya belum ada kejelasan terkait realiasi anggaran tersebut.
Selain itu, berkomunikasi dengan sponsor dan hasilnya masih nihil. Sedangkan, terakhir pendaftaran liga nusantara pada 18 Mei. Anggaran liga Nusantara itu dibutuhkan untuk membiayai operasional tim futsal Blitar putra.
Seperti kebutuhan training camp, konsumsi pemain, bantuan transport. Namun bila jadi tuan rumah, Afkab membutuh lapangan. Syukurnya sudah ada lapangan di Kademangan dari mantan pengurus PSSI.
Afkab Blitar masih mengusahakan bahwa tim futsal Blitar putra ini dapat ikut serta dalam liga nusantara. Cara lain, juga berupaya untuk menjadi tuan rumah dengan tujuan untuk meringankan biaya akomodasi.
“Kami berharap ada pihak yang membantu tim blitar putra, agar dapat ikut liga futsal nusantara pada Juni ini. Tahun sebelumnya ada anggaran pembinaan KONI, untuk tahun ini belum tahu proses realisasinya. sehingga kami alternatif, biaya mandiri dan sponsor,” ungkapnya.
Pada sisi lain, persiapan seleksi pemain akan dilakukan pada pertengahan Mei. Afkab akan memanggil pemain potensial dari klub lain dan sekolah SMA. Untuk pemusatan latihan dilakukan selama 1 bulan, tentu untuk menyiapkan pertandingan.
Sementara itu, sebelumnya Afkab telah disibukkan dengan pembentukan pengurus dan perpanjangan SK pada Januari 2024. Selain itu, adanya kompetisi futsal antar SMP dan SMA se-karesidenan Kediri pada Maret, dengan didanai dari sponsor dan iuran peserta.
“Banyak talen muda di Blitar yang berbakat di futsal. Buktinya pada Porprov tahun lalu, kami meraih medali perak untuk tim putra dan medali perunggu untuk tim putri. Sehingga bakat mereka memang luar biasa,” pungkasnya. [owi/beq]






