Surabaya (beritajatim.com) – Fakhri Husaini, mantan pelatih Timnas Indonesia U-16 Fakhri Husaini berpesan kepada para pemain timnas untuk menekankan empat hal jelang pertandingan lawan Guinea, Kamis (9/5/2024) di Centre National Du Footnall De Calirefontaine, Prancis.
“Laga play off Timnas Indonesia U-23 vs Guenia U-23 untuk merebut tiket ke Olimpiade Paris 2024 menurut saya akan berlangsung ketat,” ucap.
Jika dianalisa dengan statistik, kedua tim yang menduduki peringkat keempat di Piala Asia dan Piala Afrika memang belum pernah bertemu.
Namun, menurut coach Fakhri setiap tim baik dari sisi pemain; pelatih maupun official tentu sudah memahami kelebihan dan kekurangan tim lawan.
“Meski belum pernah bertemu dalam pertandingan, kedua tim pasti sudah memiliki data penampilan masing-masing, termasuk sudah mengetahui kelebihan dan kelemahannya,” ucapnya.
Untuk itu, Coach Fakhri ingin menekankan empat hal kepada Marselino dkk. Pertama, Timnas Indonesia harus bermain dengan tingkat disiplin tinggi.
“Pemain harus bisa bermain dengan kompak dalam bertahan dan menyerang,” terangnya.
Kedua, pandai memanfaatkan situasi transisi positif secara optimal. Sebab, menurut coach Fakhri, pemain Guinea di sejumlah penampilannya kerap terlambat dalam melakukan transisi negatif ketika kehilangan bola.
“Lalu optimalkan juga setiap set peaces. Banyaknya jumlah pelanggaran yang dilakukan saat AFC Cup U23, hendaknya dapat menjadi evaluasi, karena Guenia memiliki eksekutor set peaces yang berkualitas,” bebernya.
Terakhir, dua pemain inti Timnas Indonesia U-23 diprediksi absen pada laga besok yakni kapten Rizky Ridho dan Justin Hubner.
Rizky Ridho terpaksa absen karena akumulasi kartu merah. Sementara Hubner diragukan tampil karena diminta kembali ke klub asalnya, Cerezo Osaka.
Menurut pelatih yang juga mantan pemain Timnas Indonesia tersebut, berharap skuad Garuda Muda yang menggantikan posisi Rizky Ridho dan Justin Hubner bisa memanfaatkan peluang untuk tampil dengan baik.
“Mengenai ada beberapa pemain inti yang tidak bisa main, ini dapat menjadi peluang dan kesempatan yang baik bagi pemain penggantinya untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” tandasnya.
Laga ini menjadi kesempatan terakhir bagi Indonesia untuk bisa lolos ke olimpiade bergengsi yang diadakan di Prancis mendatang.
Total, 15 negara telah mengamankan posisi di Olimpiade 2024 ini. Satu tiket tersisa akan diperebutkan melalui play off perwakilan Asia dan Afrika. [way/aje]






