Jombang (beritajatim.om) – Sebuah sekolah dibawah naungan Yayasan Pendidikan Madinatul Ulum Desa Mojokrapak Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang disatroni maling. Akibatnya, satu unit laptop dan sejumlah uang hilang digasak pelaku.
Lembaga yang menjadi korban adalah SMA Madinatul Ulum. Kejadiannya, Sabtu (4/5/2024). Awalnya, pihak sekolah tidak menyadari adanya pencurian tersebut. Nah, saat salah satu guru mencari laptop, mereka kebingungan. Karena alat tersebut tidak ada lagi.
Pihak sekolah kemudian melakukan pengecekan di kamera CCTV (Close Circuit Television). Dari situlah diketahui ada orang tak dikenal masuk sekolah, kemudian mengambil laptop. Pelaku datang sendiri mengendarai sepeda motor scoopy. Memakai switer warna krem.
“Dia dating menggunakan scoopy warna putih. Sabtu sekitar pukul delapan pagi. Awalnya, mondar-mandir. Kemudian duduk sebentar di pos. Ketika situasi sepi pelaku langsung masuk dan mengambil laptop serta uang di tas,” kata Afan Fanani (37), operator SMA Madinatul Ulum, Selasa (7/5/2024).
Sehari berikutnya, Afan melaporkan kejadian tersebut ke polsek setempat. Termasuk menyerahkan bukti rekaman CCTV. “Laptop terbilang baru, harganya Rp17 juta. Sedangkan uang yang dibawa kabur kisarae Rp200 sampai 300 ribu,” ujarnya. [suf]






