Surabaya (beritajatim.com) – Waduh, ada-ada saja nih karya seorang pengusaha erotis yang memperkenalkan mainan seks dari AI (Articial Intelligence), ya bisa dikatakan bahwa mainan seks ini hadir berkat kemajuan Kecerdasan Buatan.
Mainan seks ini memungkinkan pengguna masturbasi dengan pikiran mereka, seperti apa ya kira-kira? Atau ada yang sudah paham?
Dilansir dari NY Post, bahwa sebelumnya pengusaha bernama Brian Sloan ini memproduksi lengan masturbasi yang dikenal sebagai “Autoblow”, ia meminta bantuan dari sekelompok peneliti untuk membuat perangkat baru. Proyek ini akhirnya ditenagai electroencephalography (EGG).
Menurut Brian ide tersebut tercetus, ketika ia memikirkan diri sendiri atau orang lain untuk orgasme akan melampaui pengalaman normal manusia, memberi kita kemampuan seksual yang benar-benar baru.
Nah, demi pengalaman masturbasi yang menakjubkan Brian mewajibkan pengguna harus menggunakan headset (EGG) yang mengukur aktivitas listrik spontan otak. Mainan seks hands-free ini dijuluki Autoblow AI+, kemudian mainan tersebut diikat ke penis pengguna dan terhubung ke Wi-Fi di meja terdekat.
Cara kerja dari mainan seks ini, yakni headset EGG mengukur aktivitas otak pengguna, yang kemudian mengontrol aksi Autoblow AI+ melalui Wi-Fi. Untuk mempercepat atau memperlambat Gerakan mainan seks ini membaca dari gelombang otak.
Bahkan mainan tersebut pun dapat membelai maupun menampilkan fungsi “Selesaikan Saya”, dengan kata lain mainan ini dirancang untuk memicu orgasme saat sinyal otak menunjukkan keinginan mencapai klimaks.
Butuh sekitar tiga bulan untuk menggerakan mesin dengan pikiran, menurut tim yang merancang mainan seks ini.
Selain Brian Sloan, negara China juga diam-diam telah memproduksi mainan seks dengan Kecerdasan Buatan (AI).
Svakom, salah satu merek China yang juga merambah teledildonik, membuat alat masturbasi yang dapat tersinkronisasi dengan video untuk meniru tindakan di layar, baik dengan konten yang telah diprogram melalui aplikasi Svakom maupun dengan plug-in AI secara real time menonton video di situs yang disetujui dan kemudian menirunya.
Tidak hanya itu, Svakom juga dapat menciptakan pacar sendiri dan kemudian benar-benar berinteraksi yang dapat menyebut tubuh.
Namun, jangan berpikiran jorok dulu. Karena dengan adanya mainan ini merk Svakom berharap dapat mengubah pola pikir komunitasnya dan mengurangi tindakan pornografi. (frs/ian)






