Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC gagal mengamankan poin pasca bermain imbang tanpa gol menjamu Arema FC, pada pekan ke-34 Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Selasa (30/4/2024).
Pada laga pamungkas kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air, tim berjuluk Laksar Sape Kerrab terpaksa juga harus bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah yang didapat Novan Setya Sasongko, pada menit 73′.
Mengawali laga, tim binaan Mauricio Souza tampil dengan optimisme tinggi untuk mengalahkan Singo Edan, sekaligus menjaga asa tampil pada ajang internasional, Championship Series musim depan.
Sementara Arema juga memiliki ambisi serupa, yakni terhindar dari zona merah degradasi. Sehingga mereka memberikan perlawanan guna menggagalkan ambisi tim tuan rumah.
Hal tersebut menjadikan pertandingan berlangsung keras, bahkan jual beli serangan diperagakan kedua kesebelasan untuk memecah kebuntuan. Sekalipun pada 45′ menit interval pertama berakhir imbang 0-0.
Memasuki babak kedua, Arema mencoba melakukan rotasi pemain guna memecah kebuntuan. Namun upaya tersebut masih belum bisa membuahkan hasil, dan jual beli serangan tetap diperagakan kedua tim.
Memasuki menit 73′, Madura United harus bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah yang diterima Novan Setya Sasongko. Kondisi tersebut dimanfaatkan Arema untuk mencetak gol.
Madura United tidak menyerah, mereka terus mencoba meredam agresifitas permainan Arema, sekaligus tetap berupaya memecah kebuntuan.
Sayang hingga 90′ menit laga berlangsung plus babak tambahan waktu, skor tetap tidak berubah 0-0 untuk kedua tim, sekaligus membuat kedua tim harus puas dengan tambahan 1 poin. [pin/but]






