Surabaya (beritajatim.com) – Persik Kediri gagal mencuri poin di kandang Persebaya Surabaya pada laga minggu ke-34, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (28/4/2024). Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Persebaya.
Pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide mengatakan bahwa dalam perjalanan di putaran kedua ini memang kurang stabil. Salah satunya di bulan Januari lalu, ia melihat performa Persik cenderung menurun.
Melawan Persebaya Surabaya ini, ia berusaha mengubah performa. Namun sayang hal itu masih belum membuahkan hasil yang maksimal.
“Sepanjang laga melawan Persebaya Surabaya ini kami punya atensi. Pemain terlihat bermain cukup profesional. Tapi sama seperti kehidupan, kesalahan pasti akan terjadi. Dengan pertandingan hari ini, kita memiliki pengalaman baru. Para pemain kehilangan konsentrasi dan membuat Persebaya kembali melakukan gol dari Paulo Hendrique,” ungkap Rospide.
Sementara itu Arthur Irawan, kapten tim Persik Kediri, mengaku kecewa dengan hasil ini. Meski begitu, dia terkesan dengan keberadaan Bonek yang hadir di stadion Gelora Bung Tomo.
“Bonek luar biasa. Bangga main di GBT. Saya lahir di Surabaya namun hati saya sudah ungu bersama Persik kediri,” ungkap Arthur.
Sekadar diketahui, performa Persik Kediri memang tidak stabil. Melawan Bhayangkara FC dikalahkan dengan skor akhir 7-0, melawan Persita Tangerang hanya mampu menahan imbang 1-1, melawan PSS Sleman hanya mampu menahan 4-4. [way/but]






