Jombang (beritajatim.com) – Halal bihalal yang digelar di RSUD Jombang berjalan khidmat dan penuh kekeluargaan, Sabtu (20/4/2024). Betapa tidak, selain para karyawan, halal bihalal tersebut juga dihadiri mantan direktur rumah sakit pelat merah itu.
Kemudian para pejabat RSUD Jombang yang sudah purna tugas juga hadir dalam acara yang berlangsung di halaman rumah sakit yang beralamat di Jl KH Wahid Hasyim Jombang itu. Acara semakin klop dengan hadirnya Pj (Penjabat) Bupati Jombang Sugiat yang didampingi Sekdakab Agus Purnomo, serta sejumlah pejabat lainnya.
Tentu saja, suasana akrab dan kekeluargaan nampak jelas dalam moment itu. Mereka saling berjabat tangan dan saking meminta maaf. Mantan Direktur RSUD Jombang yang hadir di antaranya, dr Bambang Hayunanto Sp.KK, drg Subandriyah, dr Pudji Umbaran, serta mantan Wakil Direktur RSUD Jombang drg Budi Nugroho.
Direktur RSUD Jombang Dr dr Ma’murotus Sa’diyah MKes menyambut seluruh tamu yang hadir tersebut dengan ramah. Seluruh undangan kemudian duduk di tempat yang sudah disediakan. “Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir dalam halal bihalal ini,” ujar dokter Eyik, panggilan akrab Dr dr Ma’murotus Sa’diyah MKes.
Dokter Eyik berharap kekompakan dan kekeluargaan tersebut terus terjaga. Karena dengan kekompakan, maka semua pihak akan bersama-sama untuk memajukan RSUD Jombang. Oleh sebab itu, dalam halal bihalal tersebut pejabat RSUD Jombang yang sudah purna tugas juga diundang, termasuk jajaran dewan pengawas.
“Sesuai dengan instruksi Pak (Pj) Bupati Jombang, ini momentum yang baik dalam rangka meningkatkan komitmen untuk bersama-sama memajukan RSUD Jombang. Aalhamdulillah, semuanya bisa hadir, mulai para purna dan mantan direktur. Karena beliau-beliau sudah berjasa memajukan rumah sakit ini,” katanya.
Pj Bupati Jombang Sugiat memberikan apresiasi halal bihalal di rumah sakit milik pemkab itu. Dalam kesempatan tersebut Sugiat meminta maaf ketika terlalu keras terhadap RSUD. Semisal, RSUD Jombang merupakan lembaga yang pertama kali disidak (inspeksi mendadak) olehnya.

Hal tersebut menurut Sugiat merupakan bentuk perhatian agar pelayanan terhadap masyarakat yang dilakukan RSUD Jombang tidak kendor. “Karena RSUD Jombang adalah lembaga yang harus betul-betil siap sampai kapan pun. Ini rasa sayang kepada seluruh pegawai di RSUD Jombang,” kata Sugiat.
Walhasil, upaya keras yang dilakukan Sugiat berbuah manis. RSUD Jombang selalu bertabur penghargaan bergengsi. Di antaranya, meraih prestasi bintang 5 dalam ajang Top Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan layanan Usaha Daerah (BLUD) Awards 2024.
Penerimaan TOP BUMD Awards 2024 ini penyerahannya pada Rabu, 20 Maret 2024 di Hotel Raffles Jakarta Lt. 11 Ciputra World Jakarta Selatan. Kemudian pernghargaan dari BPJS Kesehatan belum lama.
“Prestasu ini sangat luar biasa. Artinya kinerja Direktur RSUD Jombang beserta jajarannya sangat bagus. Sehingga banyak meraih prestasi. Ini menunjukkan pihak di luar mengakui bagusnya layanan di RSUD Jombang,” ujar Sugiat.
Namun demikian. Sugiat mengingatkan agar jajaran RSUD Jombang tidak cepat puas dengan sederet penghargaan itu. RSUD Jombang, harus tetap meningkatkan layanan yang sudah maksimal itu. Sehingga masyarakat semakin puas.
“Dengan banyaknya award, berarti layanan RSUD Jombang semakin diakui oleh pihak eksternal. Namun, jangan sampai terlena. Harus tetap kita tingkatkan. Penghargaan itu kita anggap sebagai bonus saja,” pungkas Sugiat. [suf/adv]






