Mojokerto (beritajatim.com) – Sempat ragu salah tangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), warga Jalan Kelud, Perumnas Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ini berhasil meringkus pemuda yang diduga merupakan maling motor, Kamis (18/4/2024).
Berikut ceritanya.
Salah satu warga, Mahmud (54) mengatakan, usai berpapasan dengan salah satu terduga pelaku, ia bertemu dengan warga yang menjelaskan jika pemuda tersebut merupakan maling. “Saya tanya, onok opo mas? (Ada apa mas?), dia merasa ketakutan, larilah. Ada orang lewat, bilang Pak itu tadi maling,” ungkapnya.
Ia pun mengejar terduga pelaku dan berhasil mengamankan bersama beberapa warga. Mahmud menjelaskan, bersama sejumlah warga ia kemudian mengeledah terduga pelaku dan mendapati sebuah Handphone (HP) yang di bagian belakangnya terdapat Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
“Tak baca ternyata orang Surabaya. Sepeda motornya saya suruh ngecek anak saya, ada jaket pinjolnya atas nama Tempuran tadi. Saya selaku Ketua PDS, saya share ke anggota saya. PDS itu, Pedagang Sepeda Motor Mojokerto. Ada yang menghubungi saya kalau itu sepeda motor miliknya yang hilang,” katanya.
Sepeda motor tersebut hilang di salah satu minimarket di Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Ia kemudian menyarankan untuk ke Polres Mojokerto Kota dengan membawa bukti jika kendaraan tersebut miliknya. Yakni sepeda motor Honda Vario tahun 2016 warna putih setrip merah.
“Dua orang (terduga pelaku), yang satu ketangkap di RW 3. Yang itu katanya dapat semalam (motor curian). Yang ditangkap di sini tadi, dapat di Kutorejo jam 7 pagi. Ini tadi langsung dibawa orang Reskrim (Reskrim Polres Mojokerto Kota), dibonceng (terduga pelaku),” ujarnya.
Ia mendengar jika petugas sempat mengintrogasi terduga pelaku mempertanyakan satu terduga pelaku lainnya. Petugas tersebut menyampaikan jika terduga pelaku tersebut merupakan Target Operasi (TO) Satrekrim Polres Mojokerto Kota sehingga ia pun mengambil tali untuk mengikat terduga pelaku.
“Sebelumnya saya tidak yakin, saya khawatir salah tangkap. Saya kan warga biasa takut salah tangkap. Nggak tahunya sudah dikejar tadi itu (terduga pelaku). Infonya ditempati, dia jatuh kemudian masuk ke gang rumah saya. Akhirnya dia mengakui kalau dia mencuri,” tuturnya.
Sebelumnya, warga di Jalan Kelud, Perumnas Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto berhasil meringkus dua pemuda yang diduga merupakan maling motor, Kamis (18/4/2024). Keduanya diringkus warga saat hendak bersembunyi dari kejaran petugas. [tin/ted]







