Gresik (beritajatim.com) – Dunia sepak bola Jawa Timur, khususnya Gresik kehilangan tokoh sepak bola Imam Supardi (68) namanya. Mantan manager Petrokimia Putra galatama itu wafat pukul 10.00 wib akibat sakit.
Sosok Imam Supardi tak asing bagi pesepak bola nasional maupun Jawa Timur. Di tangan dinginnya sepak bola di Gresik mampu menjuarai Liga Indonesia musim 2001-2002.
Mantan karyawan Petrokimia Gresik tersebut, pernah juga dijuluki sebagai manager terlama di Liga Indonesia. Puluhan tahun, Imam Supardi memimpin Petrokimia Putra di kancah sepak bola nasional.
Saat mendengar dipanggil sang khaliq karena sakit. Beberapa pemain juga kaget. Salah satunya mantan kiper Petrokimia Putra dan asisten pelatih Gresik United kiper M.Hadi. Pemain asal Malang itu, merasa kaget mendengar mantan manajernya meninggal dunia.
“Saya semula tak percaya Pak Imam Supardi meninggal dunia. Dia memang sosok serta pekerja keras di dunia sepak bola,” ujarnya, Selasa (2/04/2024).
Sementara pentolan suporter Ultras Gresik, Juned mengatakan, kiprah Pak Imam Supardi sudah tidak diragukan lagi. Boleh dibilang all out untuk sepak bola di Gresik.
“Kami merasa kehilangan sosoknya sebagai manager sepak bola yang sudah lama. Ini bukti keseriusan bagaimana mengurusi sepak bola dengan total,” katanya. [dny/ian]






