Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) meluncurkan dua program baru, yaitu Program Studi (Prodi) Informatika dan Program Khusus Culinary & Nutrition.
Acara peluncuran ini diadakan di Ballroom Hotel Platinum Jalan Tunjungan, Surabaya pada hari Jumat, 8 Maret 2024.
Prodi Informatika di bawah naungan Fakultas Teknik (FT) UKWMS didirikan untuk memenuhi kebutuhan akan talenta di bidang teknologi informasi yang semakin meningkat. Prodi ini memiliki dua konsentrasi: data science dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan software engineering.
Program Khusus Culinary & Nutrition di bawah Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UKWMS bertujuan untuk mencetak lulusan yang memiliki keahlian di bidang kuliner dan nutrisi. Program ini menjalin kerjasama dengan berbagai pihak di lingkup nasional maupun internasional, termasuk Woosong University, Korea Selatan.
Ignasius Jonan, Ketua Umum Yayasan Widya Mandala Surabaya, mengatakan bahwa kedua program baru ini bertujuan untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi peradaban manusia.
“Digitalisasi tidak mungkin dihindari, sehingga pembukaan program studi Informatika menjadi suatu keniscayaan. Teknologi pangan, serta pengetahuan tentang nutrisi dan ilmu pangan pun sama niscaya nya,” ujarnya.
Philipus Suryo Subandoro, S.Kom., M.Kom. selaku Kepala Pusat Data dan Informasi sekaligus dosen di Informatika UKWMS ,menyatakan pembelajaran Informatika UKWMS memiliki 2 konsentrasi yaitu data science dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan software engineering.
Kecerdasan buatan (AI) dibutuhkan untuk bisa mengambil serta mengolah data-data besar yang berkeliaran di internet. Dengan AI, data-data tersebut bisa dikumpulkan sesuai kebutuhan dan menghasilkan pengetahuan yang baru.
“Software engineering mempelajari bagaimana cara kita membuat program yang sesuai dengan proses bisnis perusahaan sehingga dapat meningkatkan kualitas, efisiensi, dan rescalable software pada perusahaan. Agar bisa sesuai perkembangan perusahaan”.tandas Philipus Suryo.
Lalu terkait keistimewaan Program Khusus Culinary & Nutrition, Dr. Ignatius Srianta, S.TP.,MP selaku Dekan FTP menyampaikan bahwa di perkuliahan nanti mahasiswa akan dibekali berbagai keterampilan khusus. Bahkan, sedari awal perkuliahan, mereka akan dipaparkan pada berbagai informasi seputar tren kuliner makanan global.
Demi menunjang kualitas perkuliahan, Program Culinary & Nutrition FTP UKWMS menjalin kerjasama dengan berbagai pihak di lingkup nasional maupun internasional. Satu di antaranya adalah Woosong University, Korea Selatan pada departemen Culinary Arts dan Restaurant and Entrepreneurship. Banyak juga praktisi kuliner profesional, termasuk para chef yang akan mengajar langsung serta membagikan pengalamannya.
Maria Eleonora Angelina, S.T.P., alumni FTP UKWMS angkatan 2013 yang kini menjadi influencer dan pengusaha kuliner sehat, hadir sebagai pembicara tamu. Ia menjelaskan bahwa platform digital sangat membantu dalam menjelaskan pada konsumen tentang produk-produknya yang aman dan menyehatkan.
Pada acara ini, UKWMS juga memberikan beasiswa penuh kepada tiga orang calon mahasiswa: Arthur Christian dari SMAK St. Hendrikus (Program Culinary & Nutrition) dan Evan William dari SMAK Mgr. Soegijapranata serta Netaya Caren dari SMA Kristen Petra 3 (Prodi Informatika).
Peluncuran Prodi Informatika dan Program Culinary & Nutrition UKWMS merupakan langkah nyata untuk menjawab kebutuhan zaman dan mencetak generasi muda yang berkompeten di bidang teknologi informasi, kuliner, dan nutrisi. (ted)






