Surabaya (beritajatim.com) – Jawa Timur (Jatim) kembali menunjukkan tajinya sebagai gudangnya atlet sepak bola berbakat. Hal ini terbukti dengan gelaran Pra Kualifikasi PON Sepak Bola yang menjadi ajang pembuktian bagi para pemain muda berbakat untuk menunjukkan kualitas mereka.
Pj. Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, membuka secara resmi pelaksanaan babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Grup A di Lapangan Thor, Surabaya, pada hari Senin (4/3/2024).
“Ajang ini merupakan kesempatan emas bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan membuktikan bahwa mereka layak untuk lolos ke PON Aceh-Sumut 2024,” ujar Adhy Karyono.
Ia berharap pertandingan dapat berjalan dengan lancar dan menjunjung tinggi sportivitas. “Semoga kegiatan ini berjalan lancar dengan menjunjung tinggi sportivitas, fairplay, dan kejujuran. Prestasi tidak hanya diraih dari menang atau kalah, tetapi juga dari proses pertandingan yang berjalan dengan baik,” tambahnya.
Adhy Karyono juga menegaskan bahwa Jawa Timur sebagai tuan rumah harus memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.
“Kualifikasi PON ini adalah kesempatan yang diberikan PSSI kepada Jawa Timur. Kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk lolos dan menjadi juara umum di PON,” tegasnya.
Dukungan anggaran pun dijamin akan tercukupi, mulai dari babak kualifikasi hingga nanti jika tim Jawa Timur berhasil lolos ke PON.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Jawa Timur, Ahmad Riyadh, mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada tim sepak bola Jawa Timur dalam babak kualifikasi PON 2024.
“Terima kasih kepada Pemprov dan PSSI atas dukungan anggaran dan slot tambahan untuk bertanding. Harapannya, Jawa Timur dan Papua Pegunungan bisa lolos dan mewakili wilayahnya di PON,” ungkap Ahmad Riyadh.
Terkait target ke depannya, Ahmad Riyadh masih enggan berkomentar banyak. Ia menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah untuk memenangkan setiap pertandingan di babak kualifikasi.
“Yang terpenting lolos dulu. Baru setelah itu, kita tata ke depannya,” tandasnya. [way/beq]






