Jombang (beritajatim.com) – PT Cheil Jedang Indonesia (CJI) Ploso memperingati Hari Strategi Konservasi Dunia dengan melakukan tanam pohon bersama DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Jombang di Desa Purisemanding Kecamatan Plandaan, Kamis (29/2/2024).
Hari Strategi Konservasi Dunia jatuh setiap 6 Maret. Aksi penanaman pohon tersebut berlangsung lancar dan sukses. Hadir dalam kegiatan itu Pj (Penjabat) Bupati Jombang Sugiat bersama jajaran Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), serta pimpinan perusahaan asal Korea yang beralamat di Jl. Raya Brantas Km 3,5 Desa Jati Gedong, Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang ini.
Dalam kesempatan tersebut, segenap Forkopimda dan pimpinan PT CJI juga menandatangani MoU (pakta kerja sama) penyediaan 30.000 bibit tanaman. Hal itu sebagai bentuk dukungan CJI terhadap program konservasi alam Pemkab Jombang.
Administration Division Head PT CJI Beny Effendy mengatakanm tanam pohon penting dilakukan guna menjaga keseimbangan ekosistem. Karena ekosistem seimbang berperan sebaga penyangga hidup. “Nah, ini merupakan tanggungjawab kita bersama. Penyediaan 30 ribu bibit tanaman konservasi merupakan komitmen CJI dalam menjaga kelestarian lingkungan,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Beny, aksi tanam pohon juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan bagi masyarakat. Jika semuanya sadar, maka lingkungan semakin lestari, serta ekosistem berjalan seimbang.
“Hal itu penting dilakukan bersama-sama. Demi mewariskan alam yang lestari kepada generasi mendatang. Menjaga alam adalah menjaga masa depan,” pungkasnya.
Pj Bupati Jombang Sugiat mengpresiasi kegiatan yang dilakukan oleh CJI bersama DLH. Menurutnya, momentum aksi menanam pohon ditujukan untuk meningkatkan kesadaran tentang perlunya melindungi dan memelihara keberlanjutan lingkungan.

“Serta untuk mempromosikan tindakan konservasi yang efektif guna memastikan keberlangsungan kehidupan keanekaragaman hayati di masa depan, khususnya di Kabupaten Jombang,” kata Sugiat dalam sambutannya.
Berbicara mengenai strategi konservasi, Sugiat mengartikan, suatu pendekatan yang menekankan konservasi sumber daya makhluk hidup untuk memberikan panduan yang tepat dalam kebijakan dan meningkatkan komunikasi antarpihak baik dari pemangku kebijakan, ahli konservasi dan pelaku pembangunan.
Hadir juga dalam kegiatan aksi tanam pohon ini Forkopimcam (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan) Plandaan, Kades (Kepala Desa) se-Kecamatan Plandaan, pegiat lingkungan, serta para undangan lainnya. [suf]






