Magetan (beritajatim.com) – Diduga karena putus cinta, seorang pria Magetan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung pada Sabtu (24/02/2024). Pria berinisial DS (41) warga Kelurahan Sukowinangun Kecamatan/Kabupaten Magetan itu ditemukan meninggal di dalam rumah dengan kondisi leher tergantung.
Jasad DS pertama kali ditemukan oleh IA (28) warga Kecamatan Kendal Kabupaten NGawi, dan YE (25) tetangga DS. Berawal saat IA, yang merupakan mantan kekasih DS yang datang ke rumah DS. Saat dipanggil, tak ada jawaban dari dalam rumah. IA pun memanggil YE yang merupakan teman DS.
Keduanya tetap tak mendapatkan jawaban. Sampai akhirnya IA mengintip bagian dalam rumah tersebut. Dia terkejut mendapati DS sudah tidak sadarkan diri. Pintu rumah DS pun dibuka paksa, hingga diketahui ternyata DS sudah tidak bernyawa. IA pun meminta warga sekitar untuk melaporkan kejadian itu pada pihak kepolisian.
Polisi yang datang ke lokasi pun mengevakuasi jenazah korban dan melakukan olah TKP. Bersama dengan pihak Puskesmas Candirejo, dan Tim INafis melakukan visum luar pada jenazah korban. Kemudian, memintai keterangan sejumlah saksi.
‘’Menurut keterangan Saudari IA ini, dia terakhir ketemu korban pada Kamis malam. Kemudian, menurut keterangan Saudara YE, korban sempat bercerita jika habis putus cinta dengan IA,’’ terang Kasi HUmas POlres Magetan AKP Budi Kuncahyo.
Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Dipastikan, korban meninggal karena mengakhiri hidup dengan cara menggantung. Jenazah kemudian diserahkan ke pihak Pemerintah Kelurahan Sukowinangun untuk dimakamkan karena korban tidak memiliki keluarga di Magetan. [fiq/kun]
Jika Kamu butuh bantuan konsultasi untuk mengatasi masalah depresi atau Kamu melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119.






