Kediri (beritajatim.com) – Diduga penyakit jantungnya kambuh, Kapolsek Tarokan Kediri AKP Totok Nurmindarto meninggal dunia. Warga Perumahan Griya Intan Permai itu jatuh dari sepeda motor saat pulang dari bermain tenis.
Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji mengatakan, almarhum sangat baik dengan lingkungan sekitar khususnya di wilayah Kecamatan Tarokan, tempatnya bertugas.
“Beliau juga kemarin memang aktif dalam pelaksanaan kegiatan operasi Mantap Brata. Kemudian beliau juga dalam pelaksanaan tugas tidak pernah ada teguran. Hubungan dengan masyarakat lingkungan di perumahan juga baik sangat dikenal dekat juga pelaksanaan tugas dengan khususnya di Polres Kediri Kota cukup baik,” tutur AKBP Bramastyo disela pemakaman, pada Sabtu (24/2/2024).
AKP Totok dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, hari ini, pukul 14.00 WIB. Proses pemakaman dilaksanakan secara militer.
Seluruh PJU Polres Kediri Kota ikut dalam prosesi pemakaman almarhum. Upacara pemakaman dipimpin langsung Kapolres Kediri Kota. Sementara Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota Iptu Cahyo Widodo ditunjuk sebagai komandan upacara.
AKP Totok meninggal dunia usai bermain tenis. Sewaktu perjalanan pulang, ia terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya. Almarhum mengalami serangan jantung di depan Kampus Universitas Nusantara PGRI Kediri.
Pria kelahiran Magetan, 4 Oktober 1969 itu meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Kepergiannya meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarganya serta Polres Kediri Kota.
Terlihat ada beberapa personil polisi yang tak kuasa menahan tangis sewaktu prosesi pemakaman. Tak terkecuali para tetangga yang ikut melayat. [nm/ian]






