Surabaya (beritajatim.com) – Nisfu Syaban, yang secara harfiah berarti hari pertengahan bulan Syaban, merupakan momen penting dalam kalender Islam yang dipercaya memiliki keistimewaan tersendiri. Malam Nisfu Syaban, atau malam tanggal 15 Syaban dalam penanggalan Hijriah, dianggap sebagai malam di mana 300 pintu rahmat dan ampunan dari Allah SWT dibuka.
Menurut informasi yang disampaikan oleh Kementerian Agama, malam Nisfu Syaban dianggap sebagai kesempatan yang berharga bagi umat Muslim untuk memperoleh keberkahan dan ampunan Allah SWT. Pada malam tersebut, umat Muslim dianjurkan untuk melakukan ibadah dan memperbanyak doa serta dzikir sebagai bentuk memohon ampunan dan rahmat dari-Nya.
Satu sumber lain yang mengutip mengenai Nisfu Syaban adalah dari situs resmi Nahdlatul Ulama. Menurut situs tersebut, Nisfu Syaban jatuh pada tanggal 14 Syaban malam. Dalam kalender Masehi, malam Nisfu Syaban tahun 2024 bertepatan dengan tanggal 24 Februari 2024, sedangkan puasa Nisfu Syaban dapat dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2024.
Niat puasa Nisfu Syaban
Langkah awal yang penting sebelum menjalankan ibadah puasa tersebut. Umat Muslim dianjurkan untuk melafalkan niat puasa Nisfu Syaban baik pada malam harinya sebelum menjalankan ibadah puasa maupun pada siang harinya sebelum terlambat.
Untuk niat puasa Nisfu Syaban pada malam hari, umat Muslim dapat mengucapkan niat sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى
“Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Sya’bana lillâhi ta’âlâ.” Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Sya’ban esok hari karena Allah SWT.”
Sedangkan untuk niat puasa Nisfu Syaban pada siang hari, umat Muslim dapat mengucapkan niat sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى
“Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnati Sya’bana lillâhi ta’âlâ.” Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Sya’ban hari ini karena Allah SWT.”
Puasa Nisfu Syaban menjadi salah satu kesempatan bagi umat Muslim untuk memperbanyak amal ibadah dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Dengan menjalankan puasa ini, umat Muslim diharapkan dapat memperoleh ampunan, rahmat, dan berkah dari-Nya serta mendapatkan keberkahan dalam kehidupan mereka. (fyi/ian)






