Ponorogo (beritajatim.com) – Kecelakaan maut terjadi di Kabupaten Ponorogo, tepatnya di jalan Juanda Kelurahan Tonatan.
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil dan sepeda motor itu, menyebabkan 1 korban jiwa yang merupakan emak-emak meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kejadian kecelakaan lalu lintas (laka lantas) berawal saat mobil Avanza dengan nomor polisi F 1120 ND melaju ugal-ugalan di Jalan Juanda. Nah, saat di lokasi kejadian, mobil warna hitam itu menabrak sepeda motor Supra dengan nomor polisi AE 3749 UA.
Akibatnya, pengemudi sepeda motor Supra berinisial AN (62) mengalami luka kepala robek, pendarahan telinga, hidung dan mulut. Korban pun akhirnya meninggal dunia di lokasi.
Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP Jumianto Nugroho pun membenarkan kejadian laka lantas antara mobil dan sepeda motor yang mengakibatkan korban jiwa tersebut. Nugroho sapaan akrabnya menjelaskan bahwa peristiwa tragis ini, terjadi saat korban melaju dari barat ke timur.
Di lokasi kejadian, mobil tersebut ditabrak oleh mobil dari arah belakang.
“Benar ada kejadian laka lantas yang menyebabkan 1 korban jiwa. Kejadiannya tadi malam,” kata Nugroho, saat ditemui awak media di Mapolres Ponorogo, Rabu (21/02/2024).
Karena kencangnya tumburan mobil dari arah belakang, sepeda motor itu pun menancap ke mobil bagian depan. Pengemudi mobil dan 3 penumpang lainnya berusaha melarikan diri. Sehingga saat melarikan diri itu, dengan menyeret motor korban. Alhasil, kejadian itu pun membuat perhatian warga. Warga pun langsung mengejar mobil tersebut.
“Saat tabrakan, korban terjatuh ke jalan, sedangkan motornya tertancap di mobil. Pengemudi dan 3 penumpang lainnya berusaha melarikan diri, sehingga motornya juga terseret ratusan meter,” katanya.
Akhirnya pengemudi berinisial GN (48) dan 3 penumpang lainnya berhasil diamankan petugas kepolisian. Mobil pelaku tabrakan pun sempat dirusak oleh warga yang emosi. Sebab, pengemudi mobil sempat melarikan diri dan menyeret motor korban hingga ratusan meter.
“Pengemudi dan 3 penumpang mobil lainnya sudah kita amankan. Saat ini masih dimintai keterangan,” pungkasnya. (end/ted)






